Keraton Solo Bakal Gelar Dua Grebeg Besar Berbeda Hari, Kenapa?

Polemik dualisme di Keraton Kasunanan Surakarta hingga saat ini masih belum selesai.

Tayang:
Penulis: HAS | Editor: Hari Susmayanti
KOMPAS.com/Labib Zamani
Keraton Surakarta Hadiningrat 

Ringkasan Berita:
  • Imbas polemik dualisme, kubu Pakubuwono XIV Purboyo menggelar Grebeg Besar pada 27 Mei 2026, sedangkan kubu KGPHPA Tedjowulan bersama LDA melaksanakannya pada 28 Mei 2026.
  • Kubu PB XIV mempertanyakan dasar acara pihak Tedjowulan karena ritual keraton harus atas perintah raja, sementara kubu Tedjowulan meminta semua pihak bersatu tanpa ego kelompok.
  • Perseteruan internal terkait gugatan perubahan nama Sri Susuhunan Pakubuwono XIV oleh GKR Koes Moertiyah juga masih bergulir di PN Surakarta

 

TRIBUNJOGJA.COM, SOLO - Polemik dualisme di Keraton Kasunanan Surakarta hingga saat ini masih belum selesai.

Bahkan menjelang perayaan Iduladha 1447 hijriah, dua kubu yang berseteru kembali menunjukan perbedaan yang mencolok dalam hal pelaksanaan Grebeg Besar atau Grebeg Suro.

Kedua belah pihak akan melaksanakan Grebeg Suro di waktu yang berbeda.

Kubu Pakubuwono XIV Purboyo menjadwalkan Grebeg Besar pada 27 Mei 2026. 

Sementara kubu KGPHPA Tedjowulan bersama Lembaga Dewan Adat (LDA) memilih melaksanakan grebeg sehari setelahnya, yakni 28 Mei 2026. 

Sebelumnya, Kubu Tedjowulan meminta pelaksanaan Grebeg Besar dilakukan tanpa perpecahan antar kelompok di internal keraton. 

Namun nampaknya permintaan itu tidak dihiraukan oleh Kubu Pakubuwono XIV Purboyo.

Sebab, Kubu Pakubuwono XIV Purboyo tetap melaksanakan Grebeg Besar pada 27 Mei atau bersamaan dengan Iduladha.

Sementara juru bicara Pakoenegoro, dikutip dari Tribun Solo, menyatakan pihaknya akan melaksanakan Grebeg Besar sehari setelah Idul Adha

"Prinsipnya, misalkan Idul Adha ditetapkan pada 27 Mei 2026, maka Gerebeg Besar akan diadakan hari berikutnya atau hari kedua Idul Adha," jelasnya dalam keterangan tertulis, dikutip dari Tribun Solo, Selasa (19/5/2026).   

Menurut Pakoenegoro, penetapan jadwal Grebeg Besar pada 28 Mei tersebut sudah dilaksanakan pada 12 Mei silam.

Saat itu dilakukan rapat bersama kerabat yang tergabung dalam LDA dan sejumlah pemangku wilayah.

Dalam rapat itu diputuskan bahwa Grebeg Besar aakan dilaksanakan setelah Iduladha.

Kemudian juga diputuskan aga semua keluarga besar Keraton Surakarta menjaga suasana tetap kondusif. 

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved