Mengenal Virus Nipah yang Merebak di India dan Cara Pencegahannya

Lima warga termasuk dokter dan perawat dinyatakan terpapar virus yang ditularkan oleh hewan, terutama kelelawar ini.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
PEXELS/Matilda Wormwood
ILUSTRASI FOTO Tenaga kesehatan memakai APD, pandemi, virus, wabah 

Ringkasan Berita:
  • Virus Nipah mulai merebak di wilayah India, dimana sudah ada 5 pasien yang terkonfirmasi positif
  • Satu orang pasien dalam kondisi kritis
  • Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dengan melaksanan pola hidup sehat dan bersih

 

TRIBUNJOGJA.COM, NEW DELHI – Wabah virus Nipah melanda wilayah bagian Bengal Barat India.

Lima warga termasuk dokter dan perawat dinyatakan terpapar virus yang ditularkan oleh hewan, terutama kelelawar ini.

Dari lima orang yang terpapar virus Nipah, salah satunya dalam kondisi kritis dan tengah menjalani perawatan intensif.

Sementara itu sebanyak 100 orang lainnya menjalani karantina mandiri.

Penanganan pasien yang terpapar Virus Nipah ini dilakukan secara intensif.

Virus ini belum memiliki vaksin maupun obat khusus.

WHO pun sudah menetapkan virus Nipah sebagai patogen berisiko tinggi yang mematikan.

Mengenal Virus Nipah

Virus Nipah (NiV) adalah patogen zoonotik, artinya dapat menular dari hewan ke manusia.

Salah satu hewan yang menularkan virus  Nipah ini adalah kelelawar.

Biasanya penularan juga bisa melalui buah yang terkontaminasi.

WHO memasukkan Nipah sebagai virus berisiko tinggi karena potensi wabahnya dan tingkat kematian yang besar.

Gejala infeksi Nipah

Infeksi virus Nipah sering diawali dengan gejala yang tidak spesifik sehingga sulit dideteksi sejak dini.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), masa inkubasi umumnya berkisar antara empat hingga 21 hari, meskipun dalam kasus langka bisa lebih lama.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved