Bandara YIA Hingga Dinkes Kulon Progo Antisipasi Masuknya Virus Nipah dari Luar Negeri

Bandara YIA sudah menyiapkan langkah antisipasi masuknya Virus Nipah, salah satunya lewat pemeriksaan secara menyeluruh bagi penumpang mancanegara.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/Alexander Aprita
TINGKATKAN KEWASPADAAN - Aktivitas calon penumpang pesawat di Yogyakarta International Airport (YIA), Kapanewon Temon, Kulon Progo, beberapa waktu lalu. Bandara YIA hingga Pemkab Kulon Progo saat ini meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi masuknya Virus Nipah. 

Ringkasan Berita:
  • Bandara YIA hingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo mengantisipasi masuknya Virus Nipah.
  • Langkah antisipasi masuknya Virus Nipah, salah satunya dilakukan lewat pemeriksaan secara menyeluruh bagi penumpang mancanegara.
  • Dinkes Kulon Progo saat ini juga sudah berkoordinasi dengan BKK Yogyakarta untuk mengantisipasi masuknya Virus Nipah

 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Yogyakarta International Airport (YIA) hingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo mengantisipasi masuknya Virus Nipah.

Apalagi, Bandara YIA di Kulon Progo menjadi pintu masuk warga negara asing untuk masuk wilayah DIY.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Jogja, Virus Nipah pertama kali dilaporkan di Malaysia tahun 1999.

Gejala awalnya berupa demam, sakit kepala, sulit bernapas, hingga diare dan bisa menyebabkan kematian jika gejalanya berat.

General Manager YIA Kulon Progo, Ruly Artha, mengatakan pihaknya sudah menyiapkan langkah antisipasi masuknya Virus Nipah.

Salah satunya lewat pemeriksaan secara menyeluruh bagi penumpang mancanegara.

"Kami sediakan petugas dan peralatan pemindai suhu (Thermal Scanner) di Kedatangan Internasional, termasuk pemeriksaan epidemiologi dan pengambilan sampel," kata Ruly memberikan keterangannya pada Kamis (05/02/2026).

Peralatan Pemindai Suhu nantinya akan digunakan untuk mendeteksi kondisi penumpang secara visual.

Petugas pun disiagakan untuk menangani penumpang yang mengeluhkan kondisi kesehatannya.

Ruly mengatakan sudah berkoordinasi dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Yogyakarta untuk antisipasi dan penanganan Virus Nipah.

Termasuk dengan Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BB Labkesmas) Yogyakarta untuk pemeriksaan sampel.

"Apabila ada pembaharuan terkait upaya pencegahan dan penanganan di bandara, akan segera dikomunikasikan oleh BKK Yogyakarta," ujarnya.

Ruly mengatakan saat ini belum ada perubahan mendasar dalam proses identifikasi awal, pemeriksaan, dan penanggulangan.

Sebab prosesnya masih mengikuti prosedur gejala serupa influenza atau Influenza Like Illness (ILI).

Baca juga: Petugas Keamanan RS PKU Muhammadiyah Nanggulan Kulon Progo Diduga Jadi Korban Pengeroyokan

Tingkatkan Kewaspadaan

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved