Misteri Api di Rumah Warga Sleman
Keluarga Agusyani Datangi BPBD Sleman, Pertanyakan Hasil Penelitian hingga Rekaman CCTV
Pihak keluarga Agusyani juga sudah membantah atas tuduhan dugaan adanya rekayasa dalam fenomena api misterius penyebab kebakaran berulang
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Penelitian ilmiah fenomena kemunculan api misterius yang terjadi di rumah Agusyani Mujiyanto, di Dusun Kasuran, Kalurahan Margomulyo, Seyegan, Kabupaten Sleman telah ditutup dengan kesimpulan bukan fenomena alam.
Namun kesimpulan ini justru menjadi babak baru, karena belum dapat menjawab penyebab mengapa api misterius bisa muncul, secara acak dan berulang hingga lebih dari 20 hari di rumah berlantai dua tersebut.
Pihak keluarga Agusyani juga sudah membantah atas tuduhan dugaan adanya rekayasa dalam kasus kebakaran ini.
Terbaru, putri sulung Agusyani Mutfiana justru mendatangi Kantor BPBD Kabupaten Sleman, pada Rabu (17/6/2026).
Ia yang datang seorang diri bertemu dengan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman, Bambang Kuntoro, untuk menanyakan dokumen hasil penelitian dari para ahli yang telah datang meneliti rumahnya.
"Saya (datang ke kantor BPBD Sleman) untuk konfirmasi ke Pak Bambang, meminta hasil penelitian dan rekaman CCTV. Kemarin di media itu, beliau mengatakan kira-kira siapa, ada yang membawa api, dan sebagainya. Saya hanya ingin melihat. Jadi saya menanyakan ke pihak BPBD bagaimana sih hasil akhirnya," kata Fia, sapaan akrab Mutfiana.
Merasa Dipojokkan
Fia, yang mengaku sebagai perwakilan keluarga mengutarakan dirinya sengaja datang ke kantor BPBD Sleman bukan tanpa alasan.
Sebab, ia merasa anggota keluarganya dipojokkan dengan pemberitaan yang beredar.
Apalagi, banyak pihak yang menanyakan, mengapa setelah dipasangi kamera CCTV di dalam rumahnya, letupan api justru tidak lagi muncul.
Tuduhan ini membuat keluarganya syok bahkan bapaknya, Agusyani, sempat drop kesehatannya.
Menurut Fia, penjelasan dari hal itu karena kamera CCTV dipasang setelah hampir semua barang-barang yang mudah terbakar di dalam rumahnya dipindahkan.
Ia mengaku lantai dasar rumahnya kini sudah dikosongkan sehingga api tidak muncul.
"Kan ada statement bilang kalau setelah ada CCTV kenapa tidak terjadi kebakaran, karena sebelum ada CCTV kami sudah merelokasi barang-barang yang mudah terbakar itu. Jadinya, Alhamdulillah tidak terjadi lagi karena sudah dikosongkan," jelasnya.
Baca juga: Sering Diteror Api, Rumah Agusyani Kini Dipasang CCTV Bersensor Gerak
Terima Hasil Penelitian
Saat ini, pihak keluarga Agusyani telah menerima dokumen fisik hasil kajian dari para peneliti.
Akan tetapi kata Fia, dirinya belum bisa memberikan tanggapan apapun karena belum mempelajari isinya secara detail.
| Alasan UGM dan UPN Tutup Investigasi Kasus Rumah Api Seyegan Sleman |
|
|---|
| Tidak Ada Anomali Pemicu Api, Ini Kesimpulan Lengkap Tim UGM dan UPNVY soal 'Teror Api' di Seyegan |
|
|---|
| Penelitian Resmi Ditutup, Tim Ahli UPN dan UGM Pastikan 'Teror Api' Seyegan Bukan Fenomena Alam |
|
|---|
| Penyelidikan Teror Api di Seyegan Diserahkan ke Polisi, Kesimpulan Para Ahli: Bukan karena Gas Alam |
|
|---|
| Misteri Pemantik Api di Seyegan: UGM Temukan Bahan Mudah Terbakar, BPBD Sleman Masih 'Wait and See' |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20261706-BPBD-Sleman-bertemu-Muftiana.jpg)