Kenaikan Harga BBM

Ujian Rakyat di Bulan Juni: Tertampar Kenaikan Harga Pangan Hingga BBM

Saat ini, masyarakat dihadapkan dengan kondisi kenaikan harga pangan dan barang, naiknya harga minyak dunia, rupiah melemah, dan kenaikan harga BBM.

Tayang:
Penulis: Singgih Wahyu N | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Tribun Jogja
Media Wahyudi Askar menilai kelompok pekerja kelas menengah justru paling merasakan dampak kenaikan harga BBM dibandingkan kelas atas, Rabu (10/6/2026). 

Ia pernah memesan 20 karton oli, namun yang datang hanya 3 karton. Tingkat pembelian pun ikut turun, karena pemilik kendaraan menunda ganti oli baru. 

"Penurunan omset cukup signifikan di awal Juni, antara 15-20 persen," ungkap Sulistyo.    

Keluhan serupa dirasakan oleh Fatma, pemilik bengkel Panggih Motor di Sleman. 

Fatma mengatakan kenaikan harga oli 10-20 persen sudah dirasakan sejak sebulan terakhir.

"Kenaikannya lumayan sih, yang biasanya aku jual Rp40.000 bisa jadi Rp60.000, naiknya 10-20 persen. Rata-rata kenaikannya Rp20.000," katanya.

Guna menyiasati kenaikan harga, ia memilih memperbanyak stok oli harga murah. 

Di bengkelnya, ia menyediakan oli mulai dari harga Rp40.000 hingga Rp 100.000, termasuk jasa. 

"Karena banyak konsumen yang kemudian beralih ke oli yang murah. Ada juga konsumen yang akhirnya nggak jadi ganti oli, ya tidak apa-apa," terangnya.

Endang, pemilik Gion Motor, menyebut kenaikan harga oli sudah terjadi sejak April 2026 lalu secara bertahap, dan kini rata-rata naik Rp10.000-15.000.  

Kini bengkelnya menjual oli dengan harga Rp45.000 hingga Rp150.000, tergantung merek.

"Banyak konsumen yang kaget juga karena kenaikannya lumayan tinggi, bengkel jadi sepi. Karena orang sekarang itu selisih Rp 1.000 aja nggak mau, biar ngirit," ungkapnya.

Bahan pangan

Harga kebutuhan pokok yang cenderung terus merangkak naik, tak ayal membuat masyarakat khawatir. 

Anis, warga Kota Yogya, mengatakan, kenaikan sejumlah bahan pokok membuatnya harus merogoh kantong lebih dalam. 

Ia mencontohkan harga telur yang kini masih di kisaran Rp28.000 per kilogram. 

Meski harga telur pernah menyentuh angka Rp 30.000, namun ia pernah merasakan harga telur hanya Rp25.000.

"Sekarang apa-apa mahal, telur sekarang Rp28.000, padahal kan telur itu bahan pokok yang wajib ada. Yang paling gampang dimasak, dan istilahnya lauk yang paling murah juga, tapi ya sekarang mahal," katanya, Senin (8/6/2026).

Selain telur, ia menyebut ada kenaikan harga daging ayam ras. Meski tidak mengetahui secara pasti harga per kilogramnya, namun ia mengklaim jumlah daging yang ia terima lebih sedikit untuk harga beli yang sama.

Warga lainnya, Umi, mengeluhkan kian tingginya harga minyak goreng, bawang merah, bawang putih, dan telur. 

Ia juga menyoroti perbedaan harga di eceran dan saat pasar murah. 

"Telur itu kalau di warung tetangga bisa Rp28.000, tetapi pernah beli di bazar (pasar murah) cuma Rp22.000, bedanya jauh banget. Minyak goreng juga mahal, sekarang per liter sekitar Rp20.000 sampai Rp 23.000. Yang Minyakita itu sekarang sudah enggak, mau enggak mau ya beli minyak yang mahal," terangnya. 

Widiyati (64), ibu rumah tangga asal Wates, mengatakan harga beras, bawang merah, bawang putih, hingga bumbu dapur kini meninggi. 

Ia biasanya membeli seperempat kilogram (kg) bawang merah dengan harga Rp10.000-12.000, namun sekarang tembus Rp15.000. 

Belum lagi dengan harga bawang putih yang ikut-ikutan naik sepekan terakhir, yang harganya nyaris mencapai Rp40 ribu per kg. 

Padahal, harga beras yang biasa ia beli pun juga sudah tinggi, yaitu sekitar Rp15 ribu per kg.

"Harga (bahan pokok dan bumbu dapur) banyak yang mahal, membuat pengelolaan uang belanja jadi pusing," ujar Widiyati.

Ia tidak bisa asal mengurangi volume pembelian bahan pokokkarena  menjadi kebutuhan utama. 
Meski begitu, ia tetap bersyukur karena kebutuhan sehari-harinya masih bisa terpenuhi.

Sutiyah, ibu rumah tangga yang juga pedagang daging ayam di Pasar Wates, juga mengeluhkan hal serupa. 

Banyak harga bapok yang naik, namun pendapatannya justru kurang.

"Penghasilan sekarang tidak seperti dulu, rasanya makin susah cari uang sekarang ini," kata warga Kapanewon Panjatan ini. (aka/maw/nei/alx)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved