Kecelakaan Air
Seusai Main Skateboard, Dua Pemuda Tenggelam di Embung Kaliaji Sleman
Seorang pemuda terpeleset ke dalam embung dan temannya berusaha menolong, namun malah ikut tenggelam dan tewas.
Penulis: Singgih Wahyu N | Editor: Muhammad Fatoni
"Dwi juga warga sini (Medari Gede) juga, tapi beda RT, dia RT 3, kalau sini RT 4, masih di puskemas karena masih syok," ujarnya.
Baca juga: Kasus Dugaan Malapraktik di RSUD Prambanan: Polda DIY Periksa 5 Saksi
Sosok supel
Meski tak terlalu sering bertemu, ia menilai Adi adalah pribadi yang mudah bergaul dan memiliki banyak teman.
Tak hanya itu, Adi juga aktif dalam kegiatan kampung, khususnya karang taruna.
"Adi itu orangnya gampang berkomunikasi, temannya banyak. Makanya ini pelayat yang datang juga banyak dari teman-temannya, aktif bermasyarakat, di tengah kesibukannya bekerja tetap menyempatkan waktu," pungkasnya.
Kerabat korban, Daya, mendapatkan informasi kejadian itu sekitar pukul 06.00. Ia lantas bergegas menuju embung.
"Saya dapat telepon (bahwa) Adi tenggelam, kaget, enggak percaya. Langsung cari teman terus ke embung," katanya saat ditemui di rumah duka, Jumat.
Ia masih sempat melihat proses evakuasi kerabatnya itu.
Setelah jenazah Adi diangkat dari embung, ia juga ikut menemani ke Puskesmas Turi dan menuju rumah duka.
Menurut dia, Adi adalah sosok periang, baik, dan suka menolong.
Meski anak bungsu dari tiga bersaudara itu sibuk bekerja, namun selalu menyempatkan diri untuk mengikuti kegiatan di kampung.
Ia kini merasa kehilangan atas kepergian Adi.
"Sering nongkrong bareng, ikut kegiatan di kampung. Rabu (3/6) kemarin ketemu ya biasa saja, masih riang," ujarnya.
Makam Medari Gede menjadi peristirahatan terakhir Adi. (maw)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Suasana-Embung-Kaliaji-Pagi-Hari.jpg)