Misteri Api di Rumah Warga Sleman
Tepat Dua Pekan, 100 Titik Teror Api Muncul di Rumah Warga Seyegan Sleman
Sejak pertama terjadi pada Sabtu (23/5/2026) dini hari, hingga kini fenomena alam langka di Seyegan Sleman ini sudah memasuki hari ketiga belas.
Penulis: Hendy Kurniawan | Editor: Muhammad Fatoni
Jumlah titik api kali ini sedikit berkurang dibandingkan Rabu (3/6/2026).
Kala itu, muncul sepuluh kejadian dalam 24 jam. Jumlah terbanyak selama empat hari terakhir.
Belum Bisa Tenang
Meski sudah muncul dugaan awal penyebab–hasil penelitian sejumlah pihak–keluarga Agus belum benar-benar tenang.
Ancaman titik terbakar masih menghantui, lantaran bisa muncul kapan saja, di mana saja.
Siaga 24 jam adalah cara satu-satunya untuk berjaga.
Setiap sekian jam sekali, mereka berkeliling untuk mengecek apakah ada api yang muncul.
Air, handuk basah, hingga Alat Pemadam Api Ringan (APAR) adalah senjata utama upaya pemadaman.
Hari-hari melelahkan di Seyegan ini ternyata masih berlangsung. Entah sampai kapan. (*)
| Fenomena Teror Api Seyegan: Tim UGM, BPPTKG, UPN, dan BRIN Ungkap Akumulasi Gas |
|
|---|
| Teror Api di Rumah Warga Seyegan, Korban Ungkap Kerugian yang Harus Ditanggung |
|
|---|
| Teror Api di Seyegan Belum Berhenti, Korban Butuh Blower untuk Halau Gas |
|
|---|
| Pandangan Para Ahli soal Penyebab 'Teror' Api di Rumah Warga Seyegan: Temuan Tim UGM, UPN, BPPTKG |
|
|---|
| Dua Pekan Keluarga Agusyani Diteror Api, dan Lagi, Gulungan Kabel Terbakar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20260406-Titik-Api-baru-menyala-di-Seyegan-Sleman.jpg)