RSUD Prambanan
Roti Ulang Tahun Permintaan Adik Naura Tak Sempat Terkabulkan
Keluarga balita yang meninggal diduga akibat malapraktik tuntut penjelasan RSUD Prambanan.
Penulis: Singgih Wahyu N | Editor: Joko Widiyarso
Selain itu, bola matanya menatap ke atas dan kantung mata lebam.
Naura juga sempat menangis, kemudian Nico mengelap air matanya.
Sekitar pukul 23.00 WIB, Nico dan istri dipanggil lagi oleh petugas ICU, yang menyatakan Naura sempat kejang.
Sejam kemudian, 28 April pukul 00.00 WIB, ia dikabari bahwa anaknya akan dipindah ke RSUP dr Sardjito untuk rawat inap.
Nico kemudian menandatangani beberapa dokumen, lalu diminta menunggu kabar lanjutan.
Nyaris pukul 02.00 WIB, petugas RSUD memanggil istri Nico dan memintanya untuk menemani korban.
Namun, Nico dan istri mendapati anaknya saat itu sudah mendapatkan tindakan resusitasi jantung paru (RJP) oleh beberapa dokter jaga di ruang ICU secara bergiliran hingga pukul 02.20 WIB.
Usaha itu berakhir nihil.
"Rekam jantungnya sudah tidak ada dan dinyatakan meninggal dunia. Terus dokter bilang, ‘Pak kami sudah berusaha, saya mohon maaf sekali adik dinyatakan meninggal dunia’," kata Nico.
Cekcok
Nico hanya berharap RSUD Prambanan dapat memberikan penjelasan terkait kondisi anaknya hingga harus kehilangan nyawa.
Ia berharap, dokter yang menangani korban segera datang ke rumah dan memberikan penjelasan.
"Sabtu (16/5), saya dan didampingi pengacara datang ke rumah sakit untuk minta rekam medis, kejelasan, dan klarifikasi sebenarnya kenapa sih kok adik yang datang sehat, pulang tinggal nama. Ternyata direkturnya memberikan respon yang tidak enak, terus terjadi cekcok," tutur dia.
Setelah itu, pengacara keluarga korban menemui Bupati Sleman dan menceritakan kejadian tersebut.
Esoknya, Bupati Sleman bersama sejumlah pihak, termasuk direktur lama maupun baru RSUD Prambanan datang ke rumahnya untuk menyampaikan rasa belasungkawa dan permohonan maaf.
Dari kejadian tersebut, akhirnya istri Nico memberikan laporan ke Polda DIY terkait kasus pelanggaran Undang-Undang Kesehatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ayah-korban-kasus-dugaan-malapraktik-di-RSUD-Prambanan-Nicohadiyanto-36.jpg)