RSUD Prambanan
Roti Ulang Tahun Permintaan Adik Naura Tak Sempat Terkabulkan
Keluarga balita yang meninggal diduga akibat malapraktik tuntut penjelasan RSUD Prambanan.
Penulis: Singgih Wahyu N | Editor: Joko Widiyarso
Setidaknya sudah ada tiga orang yang dimintai keterangan oleh pihak kepolisian, yakni istri Nico, Nico, dan paman sebagai pengantar jenazah.
Panggil manajemen
Komisi D DPRD Sleman berencana memanggil jajaran manajemen RSUD Prambanan dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman serta Biro Hukum Setda Sleman untuk mengklarifikasi persoalan tersebut secara mendalam.
Ketua Komisi D DPRD Sleman, Arif Priyosusanto menyampaikan pihaknya sejauh ini masih memantau perkembangan penanganan kasus yang saat ini bergulir di internal Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
"Kami prihatin, itu yang pertama. Tapi yang kedua, di satu sisi kami ingin melihat kasusnya seperti apa karena sekarang masih diselesaikan di internal OPD. Jadi nanti kami akan memanggil secara khusus RSUD Prambanan untuk dimintai keterangan saat rapat kerja Komisi D," ujar Arif, Rabu.
Arif menegaskan, pemanggilan ini akan menyasar seluruh pihak yang bertanggung jawab di rumah sakit tersebut, mulai dari direktur utama maupun jajarannya.
Adapun terkait waktu pemanggilan, kata Arif, saat ini masih menyinkronkan waktu dan jadwal dengan Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Sleman.
Menurut dia, pemanggilan seluruh pihak yang berkaitan dengan masalah ini penting untuk mengetahui lebih detail persoalannya. (nei/rif)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ayah-korban-kasus-dugaan-malapraktik-di-RSUD-Prambanan-Nicohadiyanto-36.jpg)