Kisah Mustofa, Mantan Montir Sleman yang Sapinya Dibeli Presiden Prabowo Rp 85 Juta
Johny Anggoro bukanlah sapi sembarangan. Ia adalah sapi ras Simental yang berasal dari Swiss, dikenal dengan postur raksasanya
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Hari Susmayanti
Ringkasan Berita:
- Mustofa, mantan mekanik yang banting setir menjadi peternak sapi, sukses membesarkan sapi ras Simental berbobot +900 kg bernama Johny Anggoro yang dibeli Presiden Prabowo seharga Rp85 juta untuk kurban.
- Pemda DIY menegaskan seluruh pengadaan bantuan hewan kurban presiden dan gubernur tahun 1447 H murni berasal dari peternak lokal DIY.
- Masjid Al-Husna Sleman mencetak sejarah baru menerima bantuan sapi presiden. Daging kurban nantinya akan dibagikan secara merata kepada seluruh warga.
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Profesi sebagai mekanik atau montir bengkel mungkin lekat dengan oli dan mesin, namun bagi Mustofa, panggilan hatinya justru membawanya ke ladang peternakan.
Tiga setengah tahun lalu, ia memutuskan banting setir menjadi peternak sapi karena alasan yang sederhana, mencari ketenangan dan kesenangan batin.
Dari keputusan yang berawal dari hobi itu, sapi kesayangannya yang diberi nama Johny Anggoro, berhasil memikat hati tim seleksi dan terpilih menjadi sapi kurban milik Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Ditemui di Kompleks Kepatihan, Selasa (26/5/2026), pemilik kandang Mulyo Andini yang berlokasi di Margomulyo, Seyegan, Sleman, ini membagikan kisah inspiratifnya.
Ia menceritakan bagaimana dunia peternakan telah mengubah cara pandangnya terhadap kehidupan.
"Sangat menarik, buat kita itu happy, senang, dan bahagia karena berhubungan langsung dengan hewan. Kita membiasakan diri merawat hewan, sehingga menghadapi lingkungan pun kita bisa lebih sabar," tutur Mustofa saat menceritakan alasannya terjun ke dunia peternakan.
Berbekal ilmu yang dipelajari secara belajar sendiri (otodidak), didukung pemanfaatan teknologi, serta pendampingan langsung dari Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan), Mustafa merawat hewan ternaknya dengan dedikasi penuh.
Perhatian Ekstra untuk Sapi Ras Swiss
Johny Anggoro bukanlah sapi sembarangan. Ia adalah sapi ras Simental yang berasal dari Swiss, dikenal dengan postur raksasanya namun memiliki tantangan tersendiri dalam pemeliharaannya.
Mustafa memelihara sapi ini dari sejak pedet (anak sapi) hingga berusia tiga setengah tahun.
Sebagai peternak pemula, Mustafa mengakui ada tingkat kesulitan yang tinggi.
Ia menjabarkan secara rinci proses perawatannya, di mana ikatan emosional menjadi kunci utama agar sapi tidak berontak.
"Ya, sebenarnya merawat sapi jenis Simental ini agak susah bagi orang yang belum terbiasa. Agak sulit juga," akunya.
"Susahnya karena ini sapi ras luar, dari Swiss. Karakteristiknya mungkin lebih liar. Kadang-kadang kalau kita tidak merawatnya dengan penuh kasih sayang, sapi ini bisa jadi liar. Makanya perawatannya harus rutin dimandikan. Kemudian kita kasih vitamin, kadang-kadang kita kasih buah pisang. Harus ada ikatan emosional dengan pemiliknya," lanjut Mustafa merinci proses kedekatannya dengan si sapi.
Ia mengungkapkan bahwa mereka telah memelihara sapi tersebut sejak masih pedet (anak sapi), tepatnya tiga setengah tahun yang lalu.
| Sapi Kurban Presiden Prabowo yang Dibeli dari Peternak Bantul Bakal Disembelih di Dua Lokasi Ini |
|
|---|
| Tekan Inflasi Jelang Hari Raya, Pemkab Bantul Intervensi Pasar Lewat Gerakan Pangan Murah |
|
|---|
| Keraton Solo Bakal Gelar Dua Grebeg Besar Berbeda Hari, Kenapa? |
|
|---|
| Kolaborasi DPW PKB DIY dan NU Gelar Pelatihan Juru Sembelih Halal untuk Panitia Qurban |
|
|---|
| Sapi PO Hampir Satu Ton Milik Warga Dompyongan Klaten Dibeli Presiden Prabowo, Ini Ceritanya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kisah-Mustofa-Mantan-Montir-Sleman-yang-Sapinya-Dibeli-Presiden-Prabowo-Rp-85-Juta.jpg)