Pembangunan Tahap I Taman Budaya Bantul Dimulai

Kepala DPUPKP Kabupaten Bantul, Jimmy Alran Manumpak Simbolon, mengatakan, pengerjaan TBB dilakukan secara bertahap.

Tayang:
Tribun Jogja/Intagram Pemkab Bantul
PROYEK TBB: Potret pengerjaan lahan Taman Budaya Bantul di Kamijoro, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul. 

Ringkasan Berita:
  • DPUPKP Kabupaten Bantul mulai mengerjakan tahap awal pembangunan Taman Budaya Bantul di Kamijoro dengan fokus pematangan lahan dan pengurukan tanah.
  • Proyek TBB akan dilanjutkan dengan pembangunan talut, pagar, akses jalan, kios UKM, pasar seni, hingga gedung pertunjukan budaya.
  • Pembangunan Taman Budaya Bantul didanai Dana Keistimewaan senilai sekitar Rp20,7 miliar dan ditargetkan berjalan bertahap tanpa mengganggu warga sekitar.

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Bantul mulai mengerjakan proyek Taman Budaya Bantul (TBB) yang berlokasi di Kamijoro, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan.

Kepala DPUPKP Kabupaten Bantul, Jimmy Alran Manumpak Simbolon, mengatakan, pengerjaan TBB dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama dimulai dengan pengurukan tanah.

Pengurukan tanah

"Yang pasti pada tahap pertama ini, kami kerjakan pematangan lokasi berupa pengurukan tanah. Setelah itu ada pembangunan talut dan pagar. Tahap selanjutnya ada beberapa bangunan gedung," ucapnya, kepada Tribunjogja.com, Selasa (12/5/2026).

Dikatakannya, pembangunan TBB berada di lahan yang tidak rata. Maka dari itu, pihaknya mendatangkan tanah dari luar untuk bisa menutup atau menimbun semacam jurang di lokasi tersebut.

Proses pematangan lahan diharapkan dapat selesai pada tiga bulan ke depan. Sejauh ini, pihaknya tidak mengalami kendala tersendiri dalam proses pengurukan tanah tersebut. Apalagi pengerjaan ini beriringan dengan kondisi musim panas atau musim kemarau.

"Kita garap ini saat memasuki musim kemarau. Mudah-mudahan mobilisasi juga tidak mengganggu masyarakat sekitar karena jumlah urukan tanah cukup besar," terang Jimmy.

Turunkan alat berat

Setelah pematangan lahan selesai, pihaknya akan menggarap pemasangan talut yang berada di sisi timur lokasi TBB. Dikatakannya, pemasangan talut diperkirakan cukup dalam sekitar lima sampai tujuh meter. 

"Sekarang ini yang sudah turun kendaraan bego atau excavator. Jumlahnya saya tidak hafal ada berapa banyak bego yang diterjunkan untuk pematangan lahan itu," ujar dia.

Lebih lanjut, Jimmy berharap ke depan pekerjaan tersebut dapat berjalan dengan lancar. Pihaknya pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat di sekitar pembangunan TBB, jika dalam proses pembangunan ini banyak menganggu aktivitas masyarakat.

"Tapi, kita siap mengantisipasi semuanya. Jadi, nanti proses pembangunan TBB tahap pertama ini dapat diselesaikan dengan tepat waktu," harap Jimmy.

Proyek TBB pakai Danais

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Bantul akan membangun TBB di Kamijoro dengan kucuran anggaran Dana Keistimewaan (Danais) sekitar Rp20,730 miliar.

Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul Yanatun Yunadiana, mengatakan, master plan pembangunan tersebut telah ada. Rencananya, TBB akan dilengkapi beberapa fasilitas.

Beberapa fasilitas itu berupa gapura, kios UKM (usaha kecil menengah) dan pasar seni, musala, landmark, pendopo, gedung pertunjukan tertutup/studio, sanggar budaya anak, galeri, pertunjukan terbuka, dan kios souvenir.

Pada tahap pertama akan difokuskan pada pematangan lahan, dikarenakan kondisi lokasi bangunan berada di jurang dan perbukitan. Dengan begitu, tahap awal ini lebih banyak atau sebagian besar untuk pematangan lahan.

"Selanjutnya, akan dibangun akses jalan, kantor pos satpam, kios UKM, pasar seni, dan sebagainya. Nantinya, pengerjaan tersebut akan dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Bantul," tutupnya.(nei)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved