Dapur Rumah Warga di Bantul Terbakar, Diduga Akibat Aktivitas Pembakaran Sampah
Kebakaran di Sumuran Bantul diduga disebabkan sampah kayu yang dibakar oleh penghuni rumah, lalu merembet di tumpukan kayu dan menyambar atap dapur
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Satu dapur rumah milik Mbah Sugiono alias Harto Winoyo (90), di Sumuran, Kalurahan Palbapang, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, dilalap si jago merah pada Senin (8/6/2026) petang pukul 17.45 WIB.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengungkapkan kebakaran diduga disebabkan dari sampah kayu yang dibakar oleh penghuni rumah tersebut, sehingga merembet di tumpukan kayu dan merembet atap dapur.
"Sebelumnya, korban membersihkan sampah kayu kemudian dibakar. Setelah membakar sampah kayu, korban keluar dari dapur ke sebelah barat rumah dan melihat api membesar hingga menyambar tumpukan kayu bakar yang ada di dalam dapur," katanya kepada wartawan, Selasa (9/6/2026).
Dikatakannya, api dengan cepat menyambar atap yang terbuat dari bambu dan menyebar ke dapur.
Cucu korban lalu mengajak korban keluar dan meminta tolong kepada warga.
Tidak hanya itu, cucu korban turut berteriak meminta tolong kepada warga setempat.
Baca juga: DLH Bantul Sebut Pembuang Sampah di Lahan Warga Selopamioro Diduga dari Luar Daerah
Kejadian itu diketahui oleh warga setempat, sehingga bersama-sama memberikan bantuan.
Seorang warga setempat ada yang menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bantul dan sejumlah pihak lainnya.
"Tak lama kemudian, dua unit armada pemadam kebakaran BPBD Bantul tiba di lokasi kejadian untuk memadamkan kobaran api. Sekitar pukul 18.10 WIB, kobaran api berhasil dipadamkan," terang Rita.
Selain itu, pihak Sat Reskrim Polres Bantul turut melakukan olah tempat kejadian kebakaran. Kemudian, personel PLN Unit Layanan Pelanggan Bantul tiba di lokasi untuk mengecek aliran listrik.
"Tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut, namun bangunan dapur seluas 6x5 meter tersebut terbakar. Estimasi kerugian pun diperkirakan mencapai Rp7 juta," tandas Rita. (*)
| DLH Bantul Sebut Pembuang Sampah di Lahan Warga Selopamioro Diduga dari Luar Daerah |
|
|---|
| Menanti Kepastian Ilmiah Terkait Fenomena Api di Seyegan |
|
|---|
| Bantul Salurkan Hibah Alsintan, Gapoktan Dilarang Jual dan Pindahtangankan Alat dan Mesin Pertanian |
|
|---|
| Sering Diteror Api, Rumah Agusyani Kini Dipasang CCTV Bersensor Gerak |
|
|---|
| Hari ke-17 Teror Api Seyegan: Keluarga Korban Berharap Pendampingan Nyata dari Pemerintah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20260906-Kebakaran-di-Sumuran-Bantul.jpg)