Andalkan Inovasi Laskar Prima, Urus Adminduk di Sleman Bisa Cukup di Kalurahan
Disdukcapil) Kabupaten Sleman membawa layanan SIAK terpusat langsung ke kantor-kantor kalurahan
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN- Warga di Bumi Sembada kini semakin dimudahkan dalam mengurus dokumen kependudukan. Melalui inovasi Laskar Prima, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sleman membawa layanan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Terpusat langsung ke kantor-kantor kalurahan.
Kepala Disdukcapil Sleman, Arifin mengatakan Laskar Prima merupakan singkatan dari Layanan Aktivasi Kependudukan Selesai di Kalurahan Penguat Reformasi Birokrasi dan Pemberdayaan Masyarakat.
Tujuan dari program ini untuk memangkas jarak pelayanan, sehingga warga tidak perlu lagi mengantre di kantor Kapanewon maupun datang ke kantor Dinas Dukcapil.
"Dulu sistem SIAK sempat ditarik ke pusat, namun sekarang dengan SIAK Terpusat kita dekatkan kembali layanannya ke masyarakat melalui Laskar Prima di kalurahan- kalurahan,"ujar Arifin, Jumat (8/5/2026).
Hingga saat ini, tercatat sudah ada 23 dari 86 kalurahan di Kabupaten Sleman yang aktif mengoperasikan SIAK Terpusat.
Meski baru mencakup 27 persen dari total jumlah kalurahan di Sleman, namun secara jangkauan, layanan ini sudah mampu meng-cover sekitar 32 persen penduduk Sleman.
Di kalurahan-kalurahan tersebut, masyarakat bisa mengakses berbagai layanan seperti aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), pindah data, pengajuan Kartu Identitas Anak (KIA), hingga perubahan komponen data sederhana.
Menurut Arifin, integrasi layanan ini merupakan bagian dari transformasi digital yang selaras dengan instruksi pemerintah pusat melalui Perpres nomor 82 Tahun 2023 terkait percepatan transformasi digital.
"Pelayanan digital ini kerangkanya adalah untuk memudahkan dan mempercepat akses. Kita ingin pelayanan semakin valid dan membahagiakan masyarakat karena prosesnya yang semakin prima," ujarnya.
Baca juga: DIY Masuk Fase Ageing Population, Sekda Soroti Pergeseran Persepsi Usia Produktif
Meksipun, ia mengakui bahwa layanan adminduk yang bisa diakses di tingkat kalurahan masih terbatas.
Sebab ada beberapa prasyarat teknis dan sistem manajemen keamanan informasi aktivasi kependudukan yang cukup ketat, supaya ke depan tidak bermasalah.
Namun layanan ini terus dipantau dan dievaluasi dengan harapan secara bertahap, seluruh kelurahan di Kabupaten Sleman bisa menginstal sistem SIAK Terpusat ini.
"Harapannya, memang saya dengan teman-teman ini di 2026 ini. Moga-moga nanti semua kalurahan bisa menginstal SIAK Terpusat. Sehingga semua bisa mendapatkan layanan tidak perlu jauh-jauh ke kapanewon ataupun ke dukcapil," kata Arifin.
Lebih lanjut, mantan Panewu Mlati ini mengungkapkan, dalam kerangka Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) ada beberapa inovasi yang sudah dilakukan Disdukcapil Sleman terkait digitalisasi pelayanan yaitu Dukcapil Online (dukcapil.slemankab.go.id).
Sistem ini memungkinkan masyarakat melakukan pelayanan secara digital.
| Layanan Adminduk di Balai Kota Yogya Tetap Buka Selama Ramadan, Jam Operasional Disesuaikan |
|
|---|
| Sleman Jadi Piloting Digitalisasi Bansos, Warga Didorong Aktivasi IKD |
|
|---|
| Minat Warga Sleman Urus Adminduk Secara Online Masih Rendah |
|
|---|
| Bupati Harda Kiswaya Minta Pelayanan Adminduk di Sleman Ditingkatkan |
|
|---|
| Hape Warga di Sleman Eror Jadi Korban Penipuan Aktivasi IKD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Andalkan-Inovasi-Laskar-Prima-Urus-Adminduk-di-Sleman-Bisa-Cukup-di-Kalurahan.jpg)