Lewat Program ‘Pindar Mengajar’, AFPI Gencarkan Literasi Keuangan Digital di Yogyakarta

AFPI terus berkomitmen meningkatkan literasi keuangan digital melalui program unggulan "Pindar Mengajar".

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: HAS | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/HAS
Jajaran pengurus AFPI berfoto bersama dengan pemimpin redaksi Tribun Jogja dan jajaran seusai melaksanakan kunjungan redaksi ke Tribun Jogja, Kamis (7/5/2026). 

Pindar adalah fintech lending yang sudah memiliki izin resmi dan terdaftar di OJK. Hingga saat ini, ada 94 Pindar resmi yang berizin dan diakui oleh OJK.

Sementara pinjol ilegal adalah mereka yang melaksanakan kegiatan peminjaman online yang tidak terdaftar di OJK.

Menurut Entjik, salah satu tantangan besar saat ini adalah masih maraknya pinjol ilegal yang merugikan masyarakat. 

Untuk itulah pihaknya gencar melakukan literasi kepada masyarakat supaya ke depan tidak terjerumus ke dalam pinjol ilegal.

"Ada pergeseran sekitar Rp1 triliun hingga Rp2 triliun dari pinjol ilegal ke Pindar resmi. Ini adalah berita baik yang harus sampai ke masyarakat luas. Literasi ini sangat penting untuk menyadarkan masyarakat agar menghindari jeratan ilegal dan beralih ke layanan yang aman," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Entjik menekankan bahwa industri Pindar saat ini berdiri dengan pondasi yang kuat.

AFPI kini menaungi 94 anggota utama dan didukung oleh 67 perusahaan ekosistem industri.

Baca juga: Samir Buka Kantor Cabang Baru di Yogyakarta, Perkuat Jaringan dan Kolaborasi Media

Menurutnya, ada empat fokus utama yang terus diperkuat oleh AFPI:

  • Aksesibilitas: Layanan digital yang cepat dan mudah diakses oleh masyarakat.
  • Literasi & Transparansi: Memberikan pemahaman yang jujur mengenai risiko dan manfaat.
  • Market Conduct: Penguatan perilaku pasar yang proporsional dan etis.
  • Kepercayaan: Menjadikan integritas sebagai kunci keberlanjutan industri.

Sementara itu Pemimpin Redaksi Tribun Jogja Ibnu Taufik Juwariyanto yang didampingi Financial and Operational Manager Ridwan Mulyatno mengapresiasi kunjungan redaksi yang dilaksanakan oleh jajaran pengurus AFPI ini.

Menurutnya, selama ini masyarakat tidak pernah tahun siapa di balik layar para pelaku Pindar di tanah air.

Dengan kunjungan ini, akan membuka cakrawala baru bagi media terkait perkembangan pindar.

Ridwan menambahkan, pihaknya siap berkolaborasi dengan AFPI dalam melakukan sosialisasi dan literasi pindar. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved