1.843 Peserta Ikuti JSO 2026 di SMA Global Darussalam Academy Yogyakarta

JSO menjadi ruang awal bagi siswa untuk mengenal dunia olimpiade dan budaya berprestasi dalam bidang akademik.

Tribun Jogja/Dok. SMA Global Darussalam Academy
LOMBA - Sebanyak 1.843 peserta dari tingkat TK hingga SMP sederajat mengikuti Jenius Science Olympiad (JSO) 2026 di SMA Global Darussalam Academy, Sabtu (25/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • 1.843 peserta dari tingkat TK hingga SMP sederajat mengikuti Jenius Science Olympiad (JSO) 2026 di SMA Global Darussalam Academy (GDA) Yogyakarta
  • JSO 2026 merupakan bentuk komitmen sekolah dalam mendorong pengembangan potensi akademik siswa, khususnya di bidang Matematika, IPA, IPS, dan Bahasa Inggris.
  • Dengan slogan 'Jujur itu Juara,' kompetisi ini juga menekankan pentingnya nilai kejujuran, sportivitas, dan integritas.

 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sebanyak 1.843 peserta dari tingkat TK hingga SMP sederajat mengikuti Jenius Science Olympiad (JSO) 2026, Sabtu (25/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, SMA Global Darussalam Academy (GDA) Yogyakarta sebagai tuan rumah  bersama Chaanakya Ekadanta Academy menyeleksi ribuan peserta yang akan mewakili DIY ke jenjang nasional.

Penanggungjawab JSO SMA GDA, Iis Wiyanto, mengatakan Jenius Science Olympiad (JSO) 2026 merupakan bentuk komitmen sekolah dalam mendorong pengembangan potensi akademik siswa, khususnya di bidang Matematika, IPA, IPS, dan Bahasa Inggris.

"Kompetisi ini dirancang untuk menguji kemampuan berpikir kritis, analitis, serta kreativitas siswa dalam menyelesaikan berbagai persoalan ilmiah. Sehingga dapat menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat di kalangan pelajar," katanya, Minggu (26/4/2026).

Menurut dia, JSO juga menjadi ruang awal bagi siswa untuk mengenal dunia olimpiade dan budaya berprestasi dalam bidang akademik.

Sebab kompetisi sains ini menyasar pelajar dari jenjang TK hingga SMP.

Kendati dibalut dengan kompetisi, kegiatan ini bukan semata-mata untuk menorehkan prestasi, namun sarana pembinaan kemampuan berpikir dan pembentukan karakter.

Baca juga: Hilangnya Nurani di Kasus Little Aresha Daycare Jogja, Pengamat: Hukuman Maksimal untuk Pelaku

Tekankan Kejujuran, Sportivitas dan Integritas

Dengan slogan 'Jujur itu Juara,' kompetisi ini juga menekankan pentingnya nilai kejujuran, sportivitas, dan integritas.

"Peserta tidak hanya dituntut unggul secara kognitif, tetapi juga memiliki sikap yang baik dalam menghadapi persaingan. Selain itu, ajang seperti JSO juga berperan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih dinamis, di mana siswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga diuji melalui pengalaman nyata," ujarnya.

Ia pun berharap program JSO dapat berkelanjutan dan diikuti oleh semakin banyak peserta.

"Ini untuk melatih jiwa kompetisi bagi pelajar yang ada di DIY dalam bidang sains. Tentu harapannya kegiatan ini bisa berlanjut, dan pesertanya juga lebih banyak," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved