Viral Disebut Mirip Pengonsumsi Pil Sapi Asal Magelang, Selebgram Bantul Teojogsel Jalani Tes Urine

Baru-baru ini, nama selebgram sekaligus stand up asal Kabupaten Bantul, yakni Teojogsel alias Ahmad Nur Pantoro, ramai jadi perbincangan

Tribun Jogja/Tangkapan Layar IG Teojogsel
TES URINE - Selebgram Teojogsel (kiri) dan Kepala BNNK Bantul, Arfin Munajah, (kanan) sedang berbincang tes narkoba. 

Ringkasan Berita:
  • Nama selebgram sekaligus stand up asal Bantul, Teojogsel alias Ahmad Nur Pantoro, ramai menjadi perbincangan publik.
  • Wajahnya disebut-sebut mirip seperti remaja yang belum lama ini diamankan warga seusai mengonsumsi empat butir pil sapi dan diduga mencuri sepeda di Jalan Imogiri Barat.
  • Lalu, Teojogsel sempat memparodikan remaja pengonsumsi pil sapi tersebut, di mana, identitas remaja pengonsumsi pil sapi itu berinisial ANY (17), warga Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. 

 


TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Baru-baru ini, nama selebgram sekaligus stand up asal Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, yakni Teojogsel alias Ahmad Nur Pantoro, ramai menjadi perbincangan publik.

Wajahnya disebut-sebut mirip seperti remaja yang belum lama ini diamankan warga seusai mengonsumsi empat butir pil sapi dan diduga mencuri sepeda di Jalan Imogiri Barat, Ngoto, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul pada Selasa (14/4/2026).

Teojogsel pun sempat memparodikan remaja pengonsumsi pil sapi tersebut. Di mana, identitas remaja pengonsumsi pil sapi itu berinisial ANY (17), warga Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. 

Selang beberapa hari kemudian, Teojogsel melakukan tes urine narkoba di Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kabupaten Bantul.

Kepala BNNK Bantul, Arfin Munajah, membenarkan, bahwa pengguna media sosial beranggapan bahwa ANY disebut-sebut mirip dengan Teojogsel. Padahal, Teojogsel mengaku membenci dengan penggunaan obat-obatan berbahaya (Obaya) maupun obat keras.

"Nah itu jadi kesempatan dia berpikir dan mencari informasi itu (pil sapi) apaan sih, kayak gitu terus gimana (dampaknya). Dari situ Teo memutuskan main ke BNNK Bantul," ucapnya, saat dikonfirmasi Tribunjogja.com, Rabu (22/4/2026).

Di sisi lain, BNNK Bantul diberi tugas untuk bisa merangkul para selebgram, artis, dan sejenisnya, untuk membantu menyebarluaskan informasi dan edukasi larangan penggunaan Obaya dan sejenisnya.

"Teo kebetulan anak Bantul asli. Rumahnya di Patalan, Kapanewon Jetis. Dia kan punya banyak followers, jadi ini kesempatan kami untuk merangkul dan mengajak kerja sama memberikan edukasi larangan pengguna obat terlarang," tutur dia.

Hasil tes urine Teo

Saat bermain ke BNNK Bantul kemarin, Arfin menyampaikan bahwa Teo berani untuk dilakukan tes urine sebagai pembuktian diri kepada publik. Hasilnya, Teo dinyatakan negatif atau tidak mengonsumsi pil sapi.

"Ya memang sekarang sih banyak, anak-anak sekolah sudah kena (pil sapi). Makanya Teo saya suruh ikut mengedukasi masyarakat, apalagi dia cukup banyak disukai oleh remaja. Kami harap, Teo bisa menyampaikan edukasi dan diterima oleh banyak orang," harapnya.

Pil sapi sebenarnya bukan merupakan narkoba, tapi tetap bisa membuat pengonsumsinya hancur.

Pil sapi atau Triheksifenidil atau dikenal dengan merek Heximer, secara medis dipakai untuk mengobati Parkinson diseases dan gangguan gerak akibat obat tertentu.

Artinya, itu merupakan obat resmi dipakai di dunia medis. Tetapi, di jalanan fungsinya berubah. Heximer disalahgunakan untuk efek fly, halusinasi, sampai kehilangan kesadaran.

Yang bikin bahaya, banyak yang mikir Heximer bukan obat dan narkoba, padahal efeknya bisa sama berbahayanya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved