Pengurus Forum Komunikasi UMKM Kulon Progo Dikukuhkan, Optimalkan Potensi Usaha Lokal
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan mengukuhkan pengurus Forum Komunikasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kulon Progo
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Bupati Kulon Progo Agung Setyawan mengukuhkan pengurus Forum Komunikasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kulon Progo pada Jumat (10/04/2026). Jajaran pengurus ini akan bekerja selama 3 tahun, dari 2026 hingga 2029 mendatang.
Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinperinkop-UKM) Kulon Progo, Iffah Mufidati menjelaskan Forum Komunikasi UMKM beranggotakan para pelaku UMKM hingga perwakilan dari setiap kapanewon.
"Kami juga melibatkan Dewan Pakar dalam pengurus Forum Komunikasi UMKM ini," kata Iffah ditemui di Aula Adikarta, Kantor Sekretariat Daerah Kulon Progo.
Ia mengatakan Forum Komunikasi UMKM akan menjadi wadah untuk mengoptimalkan potensi usaha lokal. Baik dari sisi sumber daya manusia hingga komoditas yang bisa diangkat.
Iffah menjelaskan tiap kapanewon diwakili oleh Kepala Jawatan Kemakmuran, yang akan bertugas untuk mengidentifikasi potensi di wilayahnya masing-masing. Mereka juga akan menjalankan fungsi pembinaan bagi pelaku UMKM lokal.
"Sedangkan dewan pakar kami hadirkan dari para akademisi perguruan tinggi agar ada kolaborasi dalam pendampingan atau mendorong inovasi ke pelaku UMKM," ujarnya.
Iffah mengatakan Forum Komunikasi UMKM jadi solusi dari keterbatasan anggaran daerah dalam membina pelaku UMKM. Apalagi dengan adanya kebijakan efisiensi anggaran.
Digitalisasi pemasaran
Ketua Forum Komunikasi UMKM Periode 2026-2029, Radiya Santoso mengatakan para pengurus diharapkan bisa menjadi motor penggerak inovasi dan kreativitas UMKM, termasuk memperkuat kemitraan hingga mendorong digitalisasi pemasaran.
"Forum ini bisa menjadi rumah bersama bagi pelaku UMKM untuk saling belajar, saling mendukung, dan saling menguatkan," jelas Radiya.
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan pun menilai Forum Komunikasi UMKM menjadi wadah yang strategis bagi pelaku UMKM. Khususnya untuk melakukan inovasi, berbagi pengalaman, hingga melahirkan solusi dari berbagai permasalahan.
Ia berharap agar forum tersebut merangkul semua pelaku UMKM Kulon Progo tanpa terkecuali. Termasuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak hingga mengoptimalkan pemberdayaan potensi lokal.
"Pelaku UMKM harus didukung agar terus berkembang dan naik kelas, sehingga tidak hanya memperkuat ekonomi lokal tapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh," kata Agung.
| Jatah MBG ke Pelajar Kulon Progo Mulai Didistribusikan untuk 5 Hari dalam Sepekan |
|
|---|
| Lega Sampai Akhir Tahun, Masyarakat dan Pengusaha Sempat Waswas Harga BBM Naik |
|
|---|
| 22 Tahun Mengabdi, Tagana Se-DIY Gelar Apel Siaga Bencana di Kulon Progo |
|
|---|
| Harga Tiket Pesawat Naik, PHRI Kulon Progo Khawatirkan Dampaknya Pada Okupansi |
|
|---|
| DPRD Kulon Progo Usulkan Raperda Baru Perketat Mihol dan Larang Minuman Oplosan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pengukuhan-pengurus-Forum-Komunikasi-UMKM-oleh-Bupati-Kulon-Progo-Agung-Setyawan.jpg)