Komisi C DPRD DIY Minta BBWSSO Tangani Abrasi Sungai Serang di Pengasih Kulon Progo
Peninjauan dilakukan setelah adanya laporan warga setempat terkait kondisi bantaran Sungai Serang.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Rombongan Komisi C DPRD DIY meninjau kondisi bantaran Sungai Serang di wilayah Padukuhan Dayakan, Kalurahan Pengasih, Kapanewon Pengasih, Kulon Progo, Rabu (08/04/2026).
Anggota Komisi C DPRD DIY, Lilik Saiful Ahmad, mengatakan peninjauan dilakukan setelah adanya laporan warga setempat terkait kondisi bantaran Sungai Serang.
"Warga mengeluhkan soal bantaran Sungai Serang yang terus tergerus hingga mengancam bidang tanah mereka," jelas Lilik.
Mengacu informasi dari warga, bantaran Sungai Serang tergerus hingga sejauh 10 meter.
Tak hanya itu, di wilayah yang sama pernah terjadi banjir dan bahkan menelan korban jiwa.
Lilik menyampaikan bahwa area Sungai Serang jadi wewenang dari Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO).
Pihaknya pun mendorong BBWSSO agar segera melakukan penanganan terhadap masalah di bantaran Sungai Serang.
"Kami harapkan agar penanganannya jadi prioritas dan perhatian khusus," ujarnya.
Menurut informasi yang diperoleh, Lilik mengatakan bahwa upaya perbaikan dan normalisasi pernah dilakukan.
Namun kejadian abrasi kali ini terbilang sangat ekstrem.
Baca juga: Kolaborasi Pemerintah dan TNI, 34 Jembatan Garuda Akan Dibangun di Kulon Progo
Abrasi Kian Parah
Suryo Pidekso, warga Dayakan, mengungkapkan abrasi terjadi setidaknya dalam 10 tahun terakhir.
Seiring waktu, abrasi kian parah hingga mengenai bidang tanah warga.
"Ada sekitar 5 sampai 6 bidang tanah milik warga yang ikut terdampak," ungkap Suryo.
Wilayah yang sama kerap terjadi banjir akibat luapan air Sungai Serang saat hujan deras melanda.
Jalan provinsi juga ikut terancam karena berada di area yang berpotensi ikut tergerus.
Suryo pun mengapresiasi Komisi C DPRD DIY yang akan menindaklanjuti masalah tersebut ke BBWSSO.
Ia berharap segera ada penanganan agar abrasi tidak semakin parah.
"Nantinya kalau diperbaiki bisa menjadi area yang produktif bagi warga di sini," jelasnya. (*)
| Kolaborasi Pemerintah dan TNI, 34 Jembatan Garuda Akan Dibangun di Kulon Progo |
|
|---|
| Disdikpora Kulon Progo Masih Menunggu Arahan Resmi soal Pelaksanaan MBG Jadi 5 Hari Sepekan |
|
|---|
| Kesbangpol Kulon Progo Mulai Lakukan Seleksi Calon Anggota Paskibraka untuk HUT ke-81 RI |
|
|---|
| Kulon Progo Luncurkan Maskot Porda DIY 2027, Begini Tanggapan KONI DIY |
|
|---|
| Pemkab Kulon Progo Pilih Langkah Rehab Ketimbang Bangun Sarpras Baru untuk PORDA DIY XVIII 2027 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20260804-Anggota-Komisi-C-DPRD-DIY-tinjau-sungai-Serang.jpg)