Pemkot Yogya Gencarkan Sweeping Imunisasi Campak, Sasar Anak yang Tercecer Vaksinasi
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta semakin memperketat pengawasan terhadap capaian imunisasi anak di wilayahnya
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Hari Susmayanti
"Sudah 96 persen (capaian imunisasi campak). Sudah tinggi. Cuma masih ada gap (selisih) sekian persen. Yang kita khawatirkan jika seorang anak tidak diimunisasi bepergian ke daerah lain yang cakupan imunisasi di bawah 90 persen, bisa berisiko," tegasnya.
"Harapan kami herd immunity terbentuk, sehingga yang tidak bisa divaksin karena kondisi khusus, misalnya anak dengan cancer dan leukemia, yang tidak memungkinkan untuk divaksin, tetapi bisa terlindungi," imbuh Lana.
Lebih lanjut, ia mengingatkan para orang tua, bahwa memberikan imunisasi bukan sekadar pilihan, melainkan pemenuhan hak bagi anak yang dilindungi oleh hukum.
Sehingga, bagi warga yang mendapati status imunisasi anaknya belum lengkap, Dinkes Kota Yogyakarta mengimbau untuk segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
"Imunisasi ini ada di UU Perlindungan Anak. Jadi, jika ada orang tua, keluarga atau siapapun yang menghambat, atau melarang anak untuk mendapatkan imunisasi, itu sebenarnya bisa dituntut karena itu melanggar hak anak," pungkasnya. (aka)
| Belasan Anak Korban Little Aresha Daycare Alami Gangguan Perkembangan, Ini Rinciannya |
|
|---|
| Dinkes Kulon Progo Temukan 8 Kasus Positif Campak di Awal 2026, Mayoritas Menyerang Usia Dewasa |
|
|---|
| Kasus Campak di DIY Naik Menjadi 112 Kasus, Dinkes Gencarkan Percepatan Imunisasi |
|
|---|
| Bupati Hamenang dan Gubernur Luthfi Pantau Langsung Vaksin ORI di Klaten |
|
|---|
| Langkah Pemkot Yogyakarta Antisipasi Kenaikan Kasus Campak, Vaksinasi Jadi Poin Krusial |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pemkot-Yogya-Gencarkan-Sweeping-Imunisasi-Campak-Sasar-Anak-yang-Tercecer-Vaksinasi.jpg)