Kecelakaan Maut
Kronologi Laka Maut Dua Pengendara Scoopy Lawan Arus Jalan Yogya–Wates
Suasana dini hari di Jalan Yogya–Wates, tepat di depan Circle K Bandut Lor Dukuh, Argorejo, Sedayu, Bantul, mendadak berubah mencekam.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Iwan Al Khasni
Ringkasan Berita:Kecelakaan beruntun di Jalan Yogya–Wates, Sedayu, Bantul, Jumat dini hari (3/4/2026) menewaskan tiga pelajar dan melukai satu orang. Insiden melibatkan dua sepeda motor Scoopy dan sebuah Toyota Avanza. Polisi mengingatkan bahaya melawan arus di jalan raya.
Tribunjogja.com Bantul -- Suasana dini hari di Jalan Yogya–Wates, tepat di depan Circle K Bandut Lor Dukuh, Argorejo, Sedayu, Bantul, mendadak berubah mencekam.
Pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 02.45 WIB, sebuah kecelakaan beruntun merenggut nyawa tiga warga DI Yogyakarta. Jalan yang biasanya lengang, seketika dipenuhi kepanikan dan jeritan meminta tolong.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa insiden tragis itu melibatkan tiga kendaraan.
Sepeda motor Honda Scoopy AB 5668 DB, sepeda motor Honda Scoopy AB 3554 EV, serta mobil Toyota Avanza AD 1838 NQ.
Kecelakaan bermula ketika kedua sepeda motor Scoopy melaju dari arah timur ke barat. Keduanya melawan arus.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan, sebuah Avanza melaju kencang.
Jarak yang terlalu dekat membuat Scoopy AB 5668 DB menghantam bodi depan Avanza. Mobil pun oleng, dan seketika Scoopy AB 3554 EV menabrak sisi kiri Avanza. Benturan keras itu tak terelakkan.
Warga sekitar yang kebetulan melintas segera berlari memberikan pertolongan. Namun, takdir berkata lain: tiga nyawa melayang, satu lainnya mengalami luka parah.
• Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Gladiatoran Geng Pelajar di Yogyakarta
Korban meninggal dunia adalah R (17), pelajar asal Moyudan, Sleman, yang saat itu membonceng Scoopy AB 5668 DB.
Ia sempat dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Gamping, namun nyawanya tak tertolong.
Kemudian AA (19), pelajar asal Sedayu, Bantul, pengendara Scoopy AB 3554 EV, tewas di lokasi kejadian. Bersamanya, F (18), pelajar asal Minggir, Sleman, yang duduk di belakang, juga meninggal dunia.
Sementara itu, AGS (17), pengendara Scoopy AB 5668 DB, mengalami patah kaki kanan dan luka terbuka di kepala. Ia segera dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Gamping untuk penanganan intensif.
Pengemudi Avanza, S (62), dan penumpangnya, AR (28), warga Klaten, Jawa Tengah, selamat tanpa luka.
Meski begitu, kendaraan mereka rusak parah: kaca depan pecah, bodi depan ringsek, dan pintu samping kiri remuk. Kedua sepeda motor pun hancur. Kerugian materi ditaksir mencapai Rp10 juta.
“Peristiwa ini menjadi pengingat betapa berbahayanya melawan arus. Tiga nyawa melayang, satu terluka, dan keluarga mereka harus menanggung duka mendalam,” tutup Iptu Rita. (nei)
| Mobil Terguling usai Ngebut di Jl Nasional Sentolo Kulon Progo, 1 Orang Meninggal Dunia |
|
|---|
| Laka Maut RX King di Kulon Progo, Pengendara Nyangkut Tiang Lampu, Pembonceng Terlempar |
|
|---|
| Pikap Pengangkut Petani Cengkih Tak Kuat Menanjak, Mundur Langsung Terjun ke Jurang, 1 Orang Tewas |
|
|---|
| Kronologi Kecelakan Maut Motor vs Truk Kontainer di Kediri, Pengendara Motor Melaju Terlalu ke Kanan |
|
|---|
| Kecelakaan Maut Truk Tabrak Rumah di Jalur Menurun Kampung Wewo Kabupaten Manggarai, Sopir Tewas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Tragedi-Jalan-Yogya-Wates-3-Pelajar-Asal-Sleman-dan-Bantul-Tewas-dalam-Laka-Beruntun.jpg)