Pembangunan 10 Gerai KDMP di Bantul Hampir Selesai, DKUKMPP Tunggu Peresmian

Pihaknya belum bisa memastikan kapan gerai tersebut dapat digunakan. Sebab, sampai saat ini pihaknya masih menunggu kebijakan lebih lanjut.

TRIBUNJOGJA.COM/ Neti Istimewa Rukmana
PEMBANGUNAN KDMP: Foto dok ilustrasi. Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih (tengah) menjelaskan soal KDMP saat Groundbreaking KDMP di Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Jumat (17/10/2025). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul mencatat sejumlah unit gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), rata-rata telah dibangun.

"Rata-rata sudah selesai dan hampir selesai," kata Kepala DKUKMPP Kabupaten Bantul, Prapta Nugraha, Jumat (27/3/2026).

10 gerai

Adapun gerai yang dibangun terdiri atas 10 KDMP yang tersebar mulai di Kalurahan Tirtonirmolo (Kapanewon Kasihan), Trimurti (Kapanewon Srandakan), Selopamioro, Wukirsari dan Girirejo (Kapanewon Imogiri).

Kemudian, gerai KDMP dibangun di Pleret (Kapanewon Pleret), Murtigading dan Srigading (Kapanewon Sanden), Baturetno (Kapanewon Banguntapan), serta Donotirto (Kapanewon Kretek).

Kendati begitu, pihaknya belum bisa memastikan kapan gerai tersebut dapat digunakan. Sebab, sampai saat ini pihaknya masih menunggu kebijakan lebih lanjut.

"Untuk peresmian menunggu kebijakan lebih lanjut," tuturnya.

Tunggu arahan lanjut

Sebagaimana diketahui, 10 gerai KDMP di Bumi Projotamansari telah digarap dan dibangun oleh PT Agrinas dan TNI sejak beberapa waktu lalu.

Senada, Lurah Wukirsari, Susilo Hapsoro, menyebut bahwa pembangunan gerai KDMP di lokasinya telah selesai sejak beberapa waktu lalu. Namun, sampai saat ini masih menunggu arahan lebih lanjut.

"Kami masih menunggu arahan," jelasnya.

Kendati begitu, pihaknya telah menyusun rencana bahwa gerai akan dipergunakan untuk penjualan beras, sembako, pupuk, pangkalan gas, dan sebagainya.

"Nantinya gerai sembako akan ada perlengkapan alat tulis kantor (ATK), dan pembayaran online seperti tagihan listrik," ucapnya.

Gerai tersebut berada dekat dengan tempat pendidikan mulai dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga pondok pesantren. Maka dari itu, pihaknya akan melengkapi operasional gerai sesuai dengan potensi kebutuhan masyarakat.

"Di dekat gerai kan ada sekolahan, sehingga kami akan membuka layanan penjualan ATK untuk memenuhi kebutuhan anak-anak sekolah," tandasnya.(nei)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved