Arus Mudik Lebaran 2026: 164 Ribu Kendaraan Masuk DIY, Simpang Tempel Jadi Titik Terpadat
Titik perbatasan di Simpang Tempel menjadi jalur paling sibuk dengan total 37.414 kendaraan masuk, disusul Simpang Kikis 32.727 kendaraan.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Yoseph Hary W
Ringkasan Berita:
- Arus kendaraan masuk ke Yogyakarta meningkat, dengan Simpang Tempel menjadi titik paling sibuk.
- Meski kendaraan keluar DIY juga tinggi, selisih positif menunjukkan Yogyakarta tetap jadi tujuan utama pemudik.
- Lalu lintas masih lancar tanpa rekayasa, dan masyarakat diimbau mengatur waktu perjalanan agar tidak menumpuk.
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Volume kendaraan yang memasuki wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada arus mudik hari Rabu (18/3/2026) mulai mengalami peningkatan. Berdasarkan data sistem Traffic Counting CCTV Smart Province mencatat sebanyak 164.283 kendaraan telah memasuki Bumi Mataram melalui berbagai titik perbatasan hingga pukul 18.00 WIB.
Titik perbatasan di Simpang Tempel menjadi jalur paling sibuk dengan total 37.414 kendaraan masuk, disusul oleh Simpang Kikis sebanyak 32.727 kendaraan. Sementara itu, jalur timur melalui Simpang Prambanan mencatat sebanyak 19.432 kendaraan yang masuk ke wilayah Yogyakarta.
Peningkatan arus masuk DIY
Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda DIY, AKBP Widya Mustikaningrum mengatakan jika melihat hasil counting tersebut, arus mudik lebaran di wilayah DIY memang belum terlalu banyak peningkatan. Namun demikian kendaraan dari Yogyakarta yang keluar daerah melalui Gerbang Tol Purwomartani terjadi peningkatan.
"Di jalur arteri sejauh ini masih lancar.Hanya ada sedikit perlambatan menjelang U-Turn dan Simpang Bersinyal," katanya, Rabu
Simpang bersinyal adalah pertemuan sebidang antar jalan yang diatur menggunakan APILL untuk mengelola arus, meningkatkan kapasitas dan mengurangi kecelakaan. Sedangkan u-turn adalah fasilitas bukaan median jalan untuk putar balik kendaraan.
Titik kepadatan
Selain jalur utama, beberapa titik di wilayah selatan juga menunjukkan aktivitas yang cukup tinggi. Misalnya di Samudera Raksa, Kalibawang terdapat 19.275 kendaraan masuk. Ngawen Gunungkidul 14.516 kendaraan masuk. Gedangsari 11.762 kendaraan masuk. Congot, Kulon Progo menjadi jalur masuk bagi 9.468 kendaraan.
Di sisi lain, jumlah kendaraan yang meninggalkan DIY tercatat sebanyak 140.940 unit. Meskipun angka ini cukup besar, selisih positif sekitar 23 ribu kendaraan menunjukkan bahwa Yogyakarta tetap menjadi titik tujuan utama bagi para pemudik dan wisatawan pada musim libur Lebaran tahun ini. Sementara kendaraan yang keluar DIY melalui Gerbang Tol Purwomartani tercatat 5.716 kendaraan.
Widya memastikan meskipun arus kendaraan keluar lewat Gerbang Tol Purwomartani cukup padat, namun arus lalulintas tetap aman. Belum ada rekayasa yang diberlakukan. Ia berharap tidak ada peningkatan arus yang melonjak secara signifikan.
"Harapannya rata rata saja, setiap hari. Karena kan sekarang ada kebijakan WFA, jadinya kita berharap masyarakat bijak mengatur waktu keberangkatan. Tidak harus serentak tanggal sekian, akan tetapi diatur," ujar dia.(*)
| PSS Sleman Kalah dari Barito Putera, Perebutan Tiket Promosi ke Super League Kian Ketat |
|
|---|
| Bangun Greenhouse di Cangkringan, UMY Perkuat Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat |
|
|---|
| Resah Suara Bising, Warga Sleman Sweeping Knalpot Brong di Ring Road |
|
|---|
| Innova Oleng di Kalasan, Naik Pembatas Jalan Lalu Dihantam Truk |
|
|---|
| Mayat Lansia Tanpa Kepala di Kali Konteng Gamping, Polisi: Korban Tewas Lebih dari 8 Jam yang Lalu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Arus-Mudik-Lebaran-di-Tempel-Landai-Masih-Didominasi-Plat-AA-dan-AB.jpg)