Puncak Arus Mudik di Bandara Adisutjipto Diprediksi 18 Maret
Jumlah penumpang Bandara Adisutjipto diprediksi mengalami peningkatan saat Libur Lebaran 2026 ini
Penulis: Santo Ari | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Lonjakan mobilitas masyarakat selama libur Lebaran tahun ini diperkirakan akan kembali terjadi, seiring meningkatnya kebutuhan perjalanan udara menuju berbagai daerah tujuan.
Tren tersebut juga mulai terlihat di Bandara Adisutjipto, yang diproyeksikan mengalami pertumbuhan signifikan baik dari sisi jumlah penumpang maupun pergerakan pesawat.
Berdasarkan proyeksi Angkutan Lebaran Idul Fitri 1447 H tahun 2026, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026, sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 28 Maret 2026.
Pada periode tersebut, aktivitas penerbangan dan pergerakan penumpang diperkirakan meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya.
General Manager Bandara Adisutjipto, Wibowo Cahyono Soekadi, menyebut bahwa secara keseluruhan jumlah pergerakan penumpang diproyeksikan mengalami pertumbuhan positif yang cukup signifikan.
“Jumlah pergerakan penumpang selama periode Angkutan Lebaran tahun ini diprediksi mengalami pertumbuhan positif dengan total kenaikan sekitar 518 persen, atau setara dengan tambahan sekitar 11.701 penumpang dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Selain itu, peningkatan juga terlihat pada pergerakan pesawat yang diperkirakan naik lebih dari dua kali lipat. Untuk mengantisipasi tingginya permintaan perjalanan udara, sejumlah penerbangan tambahan juga telah disiapkan selama periode Lebaran.
“Total pergerakan pesawat diperkirakan meningkat sebesar 213,89 persen menjadi sekitar 226 pergerakan, serta akan didukung oleh 43 penerbangan tambahan yang terdiri dari penerbangan kedatangan dan keberangkatan,” jelasnya.
Baca juga: Waktu Buka Puasa Kota Yogyakarta dan Sekitarnya Hari ini, 17 Maret 2026
Seiring dengan proyeksi peningkatan tersebut, pihak bandara juga menyiapkan langkah antisipasi melalui pembukaan posko layanan angkutan Lebaran yang mulai beroperasi sejak 13 Maret hingga 30 Maret 2026.
Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi untuk memantau operasional penerbangan, pergerakan penumpang, serta memastikan pelayanan berjalan optimal selama periode arus mudik dan balik.
Dalam pelaksanaannya, posko melibatkan berbagai unsur, mulai dari otoritas bandara, maskapai, petugas keamanan, hingga instansi pendukung lainnya.
Kolaborasi ini dilakukan untuk menjaga kelancaran operasional sekaligus memastikan aspek keamanan dan keselamatan penerbangan tetap terjaga.
Selain fungsi pengawasan, posko juga menyediakan layanan informasi bagi penumpang, seperti jadwal penerbangan, bantuan penanganan, hingga layanan pengaduan.
Upaya ini diharapkan dapat mendukung kelancaran perjalanan masyarakat di tengah tingginya mobilitas selama masa Lebaran.(nto)
| Penumpang di Bandara Adisutjipto Yogyakarta Melonjak 484 Persen Selama Masa Angkutan Lebaran 2026 |
|
|---|
| Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Lebih dari Sejuta Penumpang Padati Stasiun di Daop 6 Yogyakarta |
|
|---|
| Okupansi KA Angkutan Lebaran Daop 6 Yogyakarta Tembus 76 Persen |
|
|---|
| H-3 Lebaran: Pemudik Mulai Padati Gunungkidul, Aparat Siagakan Personel di Jalur Rawan |
|
|---|
| Momen Libur Lebaran Dorong Kenaikan Drastis Penumpang dan Penerbangan di Bandara Adisutjipto |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Bandara-Adisutjipto-Yogyakarta-Pastikan-Kesiapan-Hadapi-Arus-Mudik-Lebaran-2025.jpg)