Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Lebih dari Sejuta Penumpang Padati Stasiun di Daop 6 Yogyakarta

Volume penumpang di Daop 6 Yogykarta mencapai 1.180.905 orang selama 21 hari masa Angkutan Lebaran 2026

Tribun Jogja/Christi Mahatma Wardhani
Stasiun Yogyakarta 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Volume penumpang di Daop 6 Yogykarta mencapai 1.180.905 orang selama 21 hari masa Angkutan Lebaran, periode 11-31 Maret 2026. 

Jumlah penumpang terdiri dari 577.820 keberangkatan penumpang dan 603.085 kedatangan penumpang.

Sementara masa angkutan lebaran masih akan berlangsung hingga Rabu (1/4/2026) besok.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni  Novida Saragih mencatat puncak keberangkatan tertinggi terjadi pada H+2 Lebaran yaitu Selasa (24/3/2026) sebanyak 37.381 penumpang.

Sedangkan puncak kedatangan juga terjadi pada hari yang sama, yakni 40.575 penumpang.

"Meski secara resmi Posko Angkutan Lebaran 2026 telah ditutup pada 30 Maret 2026, namun masa Angkutan Lebaran masih akan berlangsung hingga 1 April 2026 dan KAI Daop 6 Yogyakarta tetap melayani secara maksimal para pelanggan yang mudik ataupun balik belakangan," katanya, Selasa (31/3/2026).

Baca juga: Jadwal KA Prameks Hari Ini Selasa 31 Maret 2026 Tiket 8 Ribu Sekali Jalan

Volume penumpang di Daop 6 Yogyakarta tercatat masih tinggi meski cenderung mengalami penurunan dibanding sebelumnya.

Pada Selasa (31/3/2026), tercatat volume penumpang mencapai 41.579, terdiri dari 23.369 keberangkatan dan 18.210 kedatangan penumpang.

Adapun stasiun dengan jumlah keberangkatan tertinggi terjadi di Stasiun Yogyakarta mencapai 10.413 penumpang, Stasiun Solobalapan sebanyak 4.499 penumpang, dan Stasiun Lempuyangan yakni 3.173 penumpang.

Sementara stasiun dengan jumlah kedatangan tertinggi tercatat di Stasiun Yogyakarta mencapai 8.376 penumpang, Stasiun Lempuyangan sebanyak 3.533 penumpang, dan Stasiun Solobalapan yakni 3.115 penumpang.

"Masyarakat kembali diingatkan untuk segera melakukan pemesanan tiket arus balik agar tidak kehabisan. Tiket dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, dan kanal mitra kerjasama resmi lainnya," ujarnya.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan fitur Connecting Train atau Kereta Persambungan sebagai opsi untuk mendapatkan alternatif kereta api menuju relasi yang diinginkan. (maw)
 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved