Pengentasan Kemiskinan, Reformasi Kalurahan dan Lumbung Mataraman
Semangat Mulat Sarira Jumangkah Jantraning Laku menjadi tema Hari Jadi 271 Daerah Istimewa Yogyakarta.
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Hari Susmayanti
"Dana Desa menjadi penopang mulai dari infrastruktur skala kecil, pemberdayaan ekonomi, hingga layanan sosial dasar. Di sisi lain, BKK Danais memiliki urgensi strategis karena diarahkan pada kegiatan produktif yang membuka lapangan kerja dan meningkatkan kemandirian," ujar Yudanegara.
Menurutnya, hal ini selaras dengan arahan Gubernur DIY agar Danais menjadi investasi nyata bagi masyarakat, bukan sekadar proyek fisik.
Dengan pendekatan ini, kalurahan dipandang sebagai subjek pembangunan yang aktif menciptakan dampak nyata bagi warganya, bukan hanya objek penerima bantuan.
Yudanegara menambahkan bahwa BKK Danais memiliki justifikasi pemanfaatan yang transparan untuk kepentingan publik.
Beberapa program unggulannya meliputi perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan program Lumbung Mataraman.
"Program RTLH berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas hidup. Sementara Lumbung Mataraman mendorong pemanfaatan pekarangan sesuai potensi lokal untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus menambah penghasilan masyarakat," lanjutnya.
Pendekatan tersebut tidak hanya memperkuat kemandirian di tingkat lokal, tetapi juga berkontribusi pada agenda nasional, khususnya mendukung Asta Cita Presiden di bidang swasembada pangan.
Meski BKK Danais terus diperkuat, Yudanegara menegaskan bahwa Dana Desa tetap memegang peran krusial karena sifatnya yang reguler dan menyentuh kebutuhan dasar secara partisipatif.
Integrasi antara Dana Desa dan BKK Danais diharapkan memastikan pembangunan di DIY tidak hanya bersifat strategis, tetapi juga membumi dan inklusif.
Semangat ini sejalan dengan tema “Mukti Membumi” yang diusung dalam peringatan Hari Desa Nasional DIY 2026. (han/has)
| DIY Tuan Rumah Apresiasi Daerah Berprestasi Kemendagri, Sultan HB X: Penghargaan Bukan Titik Akhir |
|
|---|
| Kepala Daerah Se-Jawa Bali Kumpul di Jogja, Sri Sultan HB X Ungkap Pesan Pemerintah Pusat |
|
|---|
| Prabowo dan Sri Sultan HB X Salurkan 17 Sapi Kurban, Berkah Idul Adha untuk Peternak Lokal DIY |
|
|---|
| Kabar Baik bagi PSIM Yogyakarta, Sultan Beri Sinyal Kuat Mandala Krida Bisa Digunakan Laskar Mataram |
|
|---|
| Saksikan Final FIP Bronze 2026, Gubernur DIY Dorong Padel Jadi Sport Tourism Baru di Yogyakarta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sri-Sultan-HB-X-Angkat-Bicara-soal-Warga-Sleman-Jadi-Tersangka-usai-Kejar-Jambret.jpg)