Fluktuasi Harga di Pasar Tradisional, TPID DIY: Mulai Ada Kenaikan Harga Sembako

TPID DIY mendapati adanya kenaikan harga beberapa komoditas di Pasar Semin, Kabupaten Gunungkidul.

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM/ Neti Istimewa Rukmana
Foto dok ilustrasi telur. 

Kepala Biro Perekonomian dan SDA Setda DIY, Eling Priswanto, menekankan bahwa pemantauan rutin ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, Bank Indonesia, dan Satgas Pangan Polda DIY. 

Menurutnya, ketersediaan beras, daging ayam, dan daging sapi dalam kondisi aman, setidaknya hingga satu minggu awal puasa.

Pengendalian inflasi, kata Eling, bertumpu pada strategi 4K: ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, keterjagaan harga, dan komunikasi efektif. Pola kenaikan harga pada periode hari besar dinilai sebagai siklus tahunan yang perlu diantisipasi secara terukur.

“Kenaikan harga menjelang hari besar adalah pola rutin, namun yang kita jaga agar tidak melonjak terlalu tinggi. Kami juga fokus pada kerja sama antar daerah. Jika ada komoditas yang kurang, akan dipasok dari daerah surplus agar masyarakat tidak perlu panic buying,” tutup Eling.

Dengan kombinasi pengawasan pasar, intervensi harga, serta penguatan produksi lokal, pemerintah daerah berupaya menjaga keseimbangan antara permintaan dan pasokan. Tantangan utama bukan sekadar kenaikan harga, melainkan memastikan stabilitas terjaga agar daya beli masyarakat tetap terlindungi di tengah peningkatan kebutuhan masyarakat.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved