Fluktuasi Harga di Pasar Tradisional, TPID DIY: Mulai Ada Kenaikan Harga Sembako
TPID DIY mendapati adanya kenaikan harga beberapa komoditas di Pasar Semin, Kabupaten Gunungkidul.
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Yoseph Hary W
Kepala Biro Perekonomian dan SDA Setda DIY, Eling Priswanto, menekankan bahwa pemantauan rutin ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, Bank Indonesia, dan Satgas Pangan Polda DIY.
Menurutnya, ketersediaan beras, daging ayam, dan daging sapi dalam kondisi aman, setidaknya hingga satu minggu awal puasa.
Pengendalian inflasi, kata Eling, bertumpu pada strategi 4K: ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, keterjagaan harga, dan komunikasi efektif. Pola kenaikan harga pada periode hari besar dinilai sebagai siklus tahunan yang perlu diantisipasi secara terukur.
“Kenaikan harga menjelang hari besar adalah pola rutin, namun yang kita jaga agar tidak melonjak terlalu tinggi. Kami juga fokus pada kerja sama antar daerah. Jika ada komoditas yang kurang, akan dipasok dari daerah surplus agar masyarakat tidak perlu panic buying,” tutup Eling.
Dengan kombinasi pengawasan pasar, intervensi harga, serta penguatan produksi lokal, pemerintah daerah berupaya menjaga keseimbangan antara permintaan dan pasokan. Tantangan utama bukan sekadar kenaikan harga, melainkan memastikan stabilitas terjaga agar daya beli masyarakat tetap terlindungi di tengah peningkatan kebutuhan masyarakat.
| Prakiraan Cuaca BMKG DIY Senin 8 Juni 2026: Jogja, Sleman, Bantul, Gunungkidul, Kulon Progo Berawan |
|
|---|
| Moto3: Long Lap Penalty Hambat Pembalap Gunungkidul Veda Ega Pratama, Finis Ke-16 di GP Hungaria |
|
|---|
| Sejenak Menepi dari Penatnya Kota, Mengintip Pesona Tahura Bunder Gunungkidul |
|
|---|
| Teka-teki Teror Api di Seyegan, Ingatkan Warga pada Kejadian Ganjil Gunungkidul 2015 |
|
|---|
| Jadi Primadona Iduladha, 4.700 Sapi Gunungkidul Laris Manis Diburu Warga Luar Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Harga-Telur-di-Bantul-Tembus-Rp30-Ribu-per-Kilogram.jpg)