Aksi Unjuk Rasa di Mapolda DIY

Dirintelkam Polda DIY Imbau Peserta Aksi Damai Sikapi Tragedi Tual Tidak Anarkis

Ditintelkam Polda DIY mengimbau para mahasiswa yang hendak menyampaikan aspirasi di Mapolda DIY untuk mengedepankan keamanan dan ketertiban.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Joko Widiyarso
Tribun Jogja//MIFTAHUL HUDA
JELANG AKSI MAHASISWA - Dirintelkam Polda DIY Kombes Pol Daru Tyas Wibawa saat ditemui, Selasa (24/2/2026) 

Kasus ini bermula saat aparat kepolisian menggelar patroli cipta kondisi di wilayah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, Kamis (19/2/2026) dini hari.

Saat itu, Bripda MS, bersama sejumlah personel Brimob Batalyon C Pelopor melakukan patroli menggunakan kendaraan taktis. 

Sekitar pukul 02.00 WIT, patroli dilakukan di kawasan Mangga Dua, Langgur.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menerima laporan warga mengenai adanya keributan yang disertai aksi pemukulan di sekitar area Tete Pancing.

Setibanya di lokasi, Bripda MS dan anggota lainnya turun dari kendaraan taktis untuk membubarkan aksi balap liar yang terjadi di kawasan tersebut.

Sekitar 10 menit kemudian, dua sepeda motor yang dikendarai AT dan NK (15) melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Desa Ngadi menuju Tete Pancing.

Pada saat itu, Bripda MS yang berada di lokasi mengayunkan helm taktikal ke arah kedua pengendara.

Helm tersebut mengenai pelipis AT hingga korban terjatuh dalam posisi telungkup. 

Sepeda motor yang dikendarainya kemudian menabrak sepeda motor milik NK, menyebabkan NK terjatuh dan mengalami patah tulang pada tangan kanan.

AT yang mengalami kondisi kritis segera dilarikan ke RSUD Karel Sadsuitubun Langgur untuk mendapatkan penanganan medis. 

Namun, sekitar pukul 13.00 WIT, AT dinyatakan meninggal dunia.

 

 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved