Semakin Pedas, Harga Cabai di Bantul Capai Rp105 Ribu per Kilogram

Harga cabai di pasaran Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta terus merangkak naik dalam tiga hari terakhir.

Tayang:
Tribun Jogja/Neti Istimewa Rukmana
Ami (60), salah satu pedagang sayur, sedang menunjukkan komoditas cabai saat dijumpai di Pasar Bantul, Jumat (20/2/2026). Saat ini harga cabai rawit merah tembus Rp 105 ribu per kilogram 
Ringkasan Berita:
  • Harga cabai di Pasar Bantul naik tajam dalam tiga hari terakhir. Cabai rawit merah tembus Rp105 ribu/kg dari Rp88 ribu, cabai keriting merah Rp70 ribu/kg dari Rp42 ribu, dan cabai keriting hijau Rp30 ribu/kg dari Rp25 ribu.
  • Kenaikan dipicu cuaca yang menyebabkan banyak cabai busuk jelang panen. 
  • Meski harga naik, stok cabai dan bawang masih aman. Pemerintah mengimbau warga tidak panic buying agar tidak memicu kelangkaan menjelang puasa.
 

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL  -  Harga cabai di pasaran Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta terus merangkak naik dalam tiga hari terakhir.

Saat ini harga cabai rawit merah di pasar tradisional di Bantul menembus angka Rp 105 ribu per kilogram.

Harga itu naik signifikan dibandingkan dengan sebelumnya yang hanya Rp 88 ribu per kilogram.

Selain harga cabai rawit merah, kenaikan juga terjadi pada cabai keriting merah dari sebelumnya Rp 42 ribu per kilogram menjadi Rp 70 ribu per kilogram

Lalu cabai keriting hijau dari sebelumnya Rp 25 ribu menjadi Rp 30 ribu per kilogram.

Sementara untuk harga bawang putih cenderung stabil di kisaran Rp 35 ribu per kilogram.

Salah satu pedagang sayur di Pasar Bantul bernama Ami (60) mengaku kenaikan tertinggi terjadi di komoditi cabai rawit merah.

Saat ini harganya Rp 105 ribu per kilogram.

"Kalau cabai rawit merah sebelumnya Rp88 ribu per kilogram, cabai merah keriting sebelumnya Rp42 ribu sampai Rp45 ribu per kilogram, dan cabai hijau keriting Rp25 ribu per kilogram," katanya, saat dijumpai di Pasar Bantul, Jumat (20/2/2026).

Baca juga: Satpol-PP Kulon Progo Razia Tempat Karaoke yang Langgar Jam Operasional

Kenaikan harga cabai ini menurut Ami sudah terjadi sejak tiga hari terakhir atau sebelum puasa.

Kenaikan ini menurutnya dipengaruhi oleh faktor cuaca yang menyebabkan cabai banyak yang busuk sebelum dipanen.

Ami menyebut, kenaikan harga cabai ini membuat permintaan dari konsumen menurun.

Jika biasanya bisa menjual sekitar 5 kilogram sehari, saat ini hanya bisa menjual sekitar 2 kilogram saja.

Sementara untuk harga bawang merah dan putih menurut Ami cenderung stabil.

Harga bawang merah saat ini Rp40 ribu per kilogram dan bawang putih Rp35 ribu per kilogram.

"Untuk stok semua alhamdulilah ada. Stok cabai aman, stok bawang aman. Tapi, karena harga jual cabai naik, jadi permintaan konsumen jadi berkurang. Kalau biasanya bisa sehari bisa jual total lima kilogram cabai, sekarang ya paling cuma sekitar dua kilogram saja," ujar dia.

Hal serupa juga disampaikan oleh pedagang lainnya bernama Sumiyem.

"Untuk cabai rawit putih itu cenderung stabil dan tidak ada peningkatan harga jual. Tapi, kalau cabai rawit merah sebelumnya Rp88 ribu per kilogram, cabai merah keriting Rp40 ribu per kilogram, dan cabai hijau keriting Rp20 ribu per kilogram," tuturnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa stok seluruh komoditas tersebut cenderung aman. Cabai itu disuplai dari Muntilan, Jawa Tengah. Namun, permintaan terhadap komoditas cabai cenderung stabil. Setiap harinya ia mampu menjual sekitar 20 kilogram cabai.

"Kalau untuk harga jual bawang merah sama bawang putih masih stabil. Bawang merah Rp43 ribu per kilogram dan bawang putih Rp35 ribu per kilogram," tuturnya.

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Bantul, Prapta Nugraha, memastikan bahwa stok komoditas tersebut cenderung aman, walau harga jual mengalami peningkatan.

"Harga cabai kita masih tinggi, kemarin (berdasarkan harga rata-rata) sekitar Rp80 ribuan per kilogram, semoga di Februari ini dan informasi dari Dinas Pertanian akan ada panen untuk cabai, semoga harapannya bisa terkendali," ujar dia.

Dikatakannya, kenaikan harga bahan pokok strategis di pasar menjelang bulan puasa merupakan kondisi yang wajar. Itu terjadi lantaran tingginya permintaan masyarakat terhadap kebutuhan bahan pokok atau bapok.

Kendati begitu, Prapta berharap kepada masyarakat dan konsumen, agar tidak melakukan aksi borong atau merasa khawatir kehabisan stok. Sebab, perilaku tersebut dapat memicu kelangkaan bapok di pasaran. 

Adapun jumlah stok komoditas cabai di Pasar Bantul, berdasarkan portal pantauan Bapok DKUKMPP saat ini, untuk stok cabai merah keriting sejumlah 30 kilogram, cabai rawit merah sejumlah  25 kilogram, cabai rawit hijau sejumlah 10 kilogram.

Kemudian, untuk stok bawang merah di Pasar Bantul saat ini sejumlah 200 kilogram, bawang putih honan (sinco) sejumlah 180 kilogram, dan bawang putih kating sejumlah 180 kilogram.

"Namun harapan kami tidak ada panik dalam pembelian, beli bahan pokok sewajarnya saja, dan stok di pasar yang ada di aplikasi kami sejauh ini memang masih tersedia," pesan dia.(nei)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved