10 Rumah Warga Sleman Rusak Akibat Cuaca Ekstrem

Cuaca ekstrem yang ditandai hujan deras disertai angin kencang di Kabupaten Sleman pada Rabu (18/2) petang, menyebabkan 10 rumah warga rusak.

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Joko Widiyarso
Tribun Jogja/IST
HUJAN DERAS - Dampak hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah Sleman pada Rabu (18/2) petang menyebabkan sejumlah dampak kerusakan, termasuk 10 rumah warga dilaporkan rusak. 

Ringkasan Berita:
  • Hujan deras disertai angin kencang di Kabupaten Sleman pada Rabu (18/2) petang, menyebabkan 10 rumah warga rusak.
  • Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Sleman, Bambang Kuntoro mengatakan, rumah yang rusak terdampak bencana dipastikan akan dibantu perbaikannya.
  • Pemberian bantuan sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 56 Tahun 2021 tentang Pedoman Pengelolaan Bantuan Bencana.

 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN- Cuaca ekstrem yang ditandai hujan deras disertai angin kencang di Kabupaten Sleman pada Rabu (18/2) petang, menyebabkan 10 rumah warga rusak.

Mayoritas kerusakan terjadi di bagian atap karena tersapu angin kencang, ataupun akibat tertimpa pohon tumbang. 

Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Sleman, Bambang Kuntoro mengatakan, rumah yang rusak terdampak bencana dipastikan akan dibantu perbaikannya.

Skema pemberian bantuan sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 56 Tahun 2021 tentang Pedoman Pengelolaan Bantuan Bencana.

Skema ini untuk memastikan bantuan bencana yang disalurkan terukur dan tepat sasaran. Termasuk mengatur batas minimal kerusakan. 

"Kalau kerusakannya di atas Rp 200  ribu bisa mendapatkan bantuan, karena minimal Rp 200 ribu. Misalnya kerusakannya ringan, hanya genteng lima pecah, mosok minta ganti. Tapi kalau di atas Rp 200 ribu pasti dapat bantuan sesuai Perbup," katanya, Kamis (19/2/2026). 

Hujan deras angin kencang

Sebagai informasi, hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Sleman, Rabu petang menyebabkan kerusakan di 8 Kapanewon, antara lain Berbah, Gamping, Kalasan, Minggir, Moyudan, Pakem, Prambanan hingga Kapanewon Sleman

Berbah menjadi kepanewon dengan dampak kerusakan cukup signifikan. Angin kencang yang melanda wilayah ini menyebabkan 6 rumah rusak ringan.

Kerusakan juga terjadi pada 13 kandang sapi, 1 tempat usaha dan gedung PAUD serta satu tebing longsor tergerus aliran sungai. 

Rumah warga rusak ringan juga dilaporkan terjadi di Minggir (1 rumah), Moyudan (2 rumah), dan Prambanan (1 rumah). 

BPBD Sleman telah melakukan penanganan darurat dengan pemberian bantuan darurat kepada keluarga terdampak dan asesmen kejadian untuk menilai tingkat kerusakan. 

Potensi cuaca ekstrem

Berdasarkan pemetaan dari BPBD Kabupaten Sleman, potensi cuaca ekstrem memang bisa terjadi di seluruh wilayah Sleman

Ada 44 kalurahan yang tercatat memiliki risiko tinggi, terutama area padat penduduk atau wilayah yang memiliki lahan produktif luas sehingga kerentanannya menjadi lebih besar.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman, R. Haris Martapa telah mengimbau supaya masyarakat agar lebih waspada. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved