DIY Siaga Cuaca Ekstrem, Warga Sleman dan KP Utara Diminta Waspadai Hujan Lebat & Angin Kencang
BPBD DIY mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan melanda sebagian besar wilayah DI Yogyakarta
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Joko Widiyarso
Angin kencang dapat menyebabkan dahan patah, pohon tumbang, atau baliho roboh secara tiba-tiba, sehingga membahayakan keselamatan.
3. Tidak Berteduh di Bawah Pohon
Salah satu kebiasaan yang masih sering dilakukan masyarakat saat hujan adalah berteduh di bawah pohon.
Namun, kebiasaan ini justru sangat berbahaya jika hujan disertai angin kencang.
Pohon, terutama yang besar dan rindang, memiliki risiko tumbang atau patah akibat hembusan angin kuat.
Selain itu, pohon juga berpotensi tersambar petir saat hujan lebat.
Oleh karena itu, carilah tempat berteduh yang lebih aman, seperti bangunan permanen atau ruang tertutup.
4. Selalu Memantau Informasi Cuaca
Pemantauan cuaca menjadi langkah awal yang sangat penting dalam menghadapi cuaca ekstrem.
Gunakan aplikasi cuaca yang tepercaya atau ikuti informasi resmi dari lembaga pemerintah seperti Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Dengan mengetahui prakiraan cuaca, masyarakat dapat mengambil keputusan yang lebih tepat.
Mengamankan barang-barang di luar rumah atau bersiap menghadapi kemungkinan evakuasi.
5. Hindari Keluar Ruangan Saat Cuaca Buruk
Jika tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya tetap berada di dalam rumah saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang.
Aktivitas di luar ruangan, terutama di area terbuka, persawahan, atau jalan raya, memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan dan cedera.
Bagi masyarakat yang terpaksa berada di luar rumah, tetap waspada, cari perlindungan segera jika angin semakin kencang.
Hindari berada di dekat pohon, tiang listrik, atau bangunan rapuh.
6. Menentukan Tempat Perlindungan yang Aman
Pastikan setiap anggota keluarga mengetahui tempat perlindungan yang aman ketika cuaca ekstrem datang.
| Malioboro Ditarget Bebas Kendaraan Bermotor Mulai November 2026, Ini Skemanya |
|
|---|
| Klarifikasi Kepala SMAN 2 Yogyakarta: Bantah Tahan Ijazah Siswa dan Tudingan Intimidasi |
|
|---|
| Puluhan Bentor di Kota Yogyakarta Dihancurkan, Pengemudi Dialihkan ke Becak Listrik |
|
|---|
| Inspektorat DIY Siap Gercep Usut Dugaan Penahanan Ijazah di SMAN 2 Yogyakarta |
|
|---|
| Kronologi Dugaan Penahanan Ijazah dan Pungutan Sumbangan di SMAN 2 Yogyakarta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Longsoran-talut-menutup-lereng-di-kawasan-Badan-Diklat-Provinsi-DIY-Gunung-Sempu-Bantul-Minggu.jpg)