DIY Siaga Cuaca Ekstrem, Warga Sleman dan KP Utara Diminta Waspadai Hujan Lebat & Angin Kencang

BPBD DIY mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan melanda sebagian besar wilayah DI Yogyakarta

Tayang:
Tribun Jogja/IST
LONGSOR - Material longsoran talut menutup lereng di kawasan Badan Diklat Provinsi DIY, Gunung Sempu, Minggu (15/2/2026) malam. Talut pagar sepanjang sekitar 10 meter dengan tinggi 3 meter dan ketebalan 50 sentimeter ambrol pada pukul 19.00 WIB dan berpotensi mengancam satu rumah di bawahnya. Penanganan sementara dilakukan dengan pemasangan dua terpal untuk menutup bagian talut serta satu terpal pada saluran drainase guna mengalirkan air agar tidak merembes ke struktur yang sudah retak dan ambrol. 

Angin kencang dapat menyebabkan dahan patah, pohon tumbang, atau baliho roboh secara tiba-tiba, sehingga membahayakan keselamatan.

3. Tidak Berteduh di Bawah Pohon

Salah satu kebiasaan yang masih sering dilakukan masyarakat saat hujan adalah berteduh di bawah pohon.

Namun, kebiasaan ini justru sangat berbahaya jika hujan disertai angin kencang.

Pohon, terutama yang besar dan rindang, memiliki risiko tumbang atau patah akibat hembusan angin kuat.

Selain itu, pohon juga berpotensi tersambar petir saat hujan lebat.

Oleh karena itu, carilah tempat berteduh yang lebih aman, seperti bangunan permanen atau ruang tertutup.

4. Selalu Memantau Informasi Cuaca

Pemantauan cuaca menjadi langkah awal yang sangat penting dalam menghadapi cuaca ekstrem.

Gunakan aplikasi cuaca yang tepercaya atau ikuti informasi resmi dari lembaga pemerintah seperti Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Dengan mengetahui prakiraan cuaca, masyarakat dapat mengambil keputusan yang lebih tepat.

Mengamankan barang-barang di luar rumah atau bersiap menghadapi kemungkinan evakuasi.

5. Hindari Keluar Ruangan Saat Cuaca Buruk

Jika tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya tetap berada di dalam rumah saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang.

Aktivitas di luar ruangan, terutama di area terbuka, persawahan, atau jalan raya, memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan dan cedera.

Bagi masyarakat yang terpaksa berada di luar rumah, tetap waspada, cari perlindungan segera jika angin semakin kencang.

Hindari berada di dekat pohon, tiang listrik, atau bangunan rapuh.

6. Menentukan Tempat Perlindungan yang Aman

Pastikan setiap anggota keluarga mengetahui tempat perlindungan yang aman ketika cuaca ekstrem datang.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved