Selama Ramadhan, Masjid Jogokariyan Sediakan 3800 Porsi Takjil Per Hari

Pengurus takmir Masjid Jogokariyan mulai menyiapkan diri untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Dok.Istimewa
MENU BUKA PUASA - Hidangan takjil di Masjid Jogokariyan, Kota Yogyakarta, yang disuguhkan menggunakan wadah piring. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pengurus takmir Masjid Jogokariyan mulai menyiapkan diri untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan.

Salah satunya adalah menyiapkan kegiatan Kampung Ramadhan Jogokariyan yang salah satunya menyediakan takjil bagi masyarakat.

Panitia Kampung Ramadhan Jogokariyan sudah melakukan persiapan untuk menyambut bulan ramadhan ini sejak satu bulan lalu.

Mulai dari mengecat bangunan masjid, memasang dekorasi street art di Jalan Jogokariyan, membeli mesin pencuci beras otomatis, hingga menghitung kembali peralatan makan untuk berbuka puasa.

Tahun ini, panitia menyiapkan sebanyak 3800 porsi takjil untuk masyarakat.

jumlah itu meningkat sekitar 300 porsi dibandingkan dengan tahun lalu yang menyediakan 3500 porsi.

Dikutip dari Kompas.com, Public Relation Panitia Kampung Ramadhan Jogokariyan Ahmeda Edo menyatakan, persiapan sudah dilakukan sejak satu bulan lalu. 

“Kurang lebih per tahun kita yang loss (hilang) hilang enggak tahu ke mana itu sekitar 1.000, sudah dibelanjakan lagi,” kata Edo, Rabu (11/2/2026) dikutip dari Kompas.com.

 “Kita juga membeli alat cuci beras otomatis, untuk mempercepat masak sekali proses memasak 50 kilogram,” imbuh dia.

Untuk porsi takjil yang disediakan, Edo mengaku tahun ini bertambah sebanyak 300 porsi.

Menu yang disediakan pun berbagai macam.

“Biasanya di lapangan lebih dari 4.000 (jumlah kunjungan). Menunya macam-macam, opor, tongseng, bistik, sop kembang waru, menunya yang seger-seger,” ujar dia. 

Baca juga: Daftar 12 Wilayah yang Berpotensi Dilanda Banjir Rob di Wilayah Jakarta

Dalam proses memasak, Masjid Jogokariyan memberdayakan ibu-ibu di sekitar Jogokariyan yang berusia lebih dari 50 tahun.

Kehadiran mesin cuci beras otomatis diharapkan dapat meringankan pekerjaan mereka.

Untuk lauk, ibu-ibu tersebut bertugas memasak menu berbuka puasa selama bulan Ramadhan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved