Selama Ramadhan, Masjid Jogokariyan Sediakan 3800 Porsi Takjil Per Hari
Pengurus takmir Masjid Jogokariyan mulai menyiapkan diri untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Kelompok ibu-ibu ini diberikan anggaran dari Masjid Jogokariyan.
Namun, pihak masjid juga memperbolehkan mereka menambah anggaran dengan cara patungan.
“Kalau di Jogokariyan ada 28 kelompok ibu-ibu, masing-masing kelompok dapat jatah satu kali. Hari pertama biasanya dari takmir, hari kedua baru dari kelompok,” jelas dia.
Setiap kelompok diberi amanah memasak 2.000 porsi, sedangkan 1.800 porsi lainnya dimasak oleh pihak takmir masjid.
“Mereka diberi subsidi lauk untuk 2.000 porsi, kalau mereka ingin nambah diperbolehkan,” katanya.
Edo menyampaikan, pelibatan ibu-ibu dalam memasak sekaligus untuk melestarikan budaya rewang.
Budaya rewang biasanya dilakukan saat ada warga meninggal dunia atau menikah, di mana warga memasak bersama untuk menyediakan suguhan bagi tamu yang datang.
“Kita hidupkan tradisi itu, sekaligus bonding antara masjid dengan warga,” kata dia.
Artikel ini sudah tayang di Kompas.com.
| DPC PDIP Kota Yogyakarta Bagikan Takjil Buka Puasa untuk Para Supir Bus Terminal Giwangan |
|
|---|
| Pegadaian Gelar Gerak Syariah di DIY, Edukasi Keuangan hingga Bagikan 1.200 Takjil |
|
|---|
| Ramadan 2026, Joxzin Zona Selatan Bagi Ratusan Takjil Jelang Buka Puasa |
|
|---|
| Resep Pastel Mini Isi Abon dan Sale Pisang untuk Sajian Toples Lebaran |
|
|---|
| PKB DIY Bagi-bagi Takjil di Malioboro |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Takjil-di-Masjid-Jogokariyan-gunakan-piring.jpg)