BPBD Bantul Usulkan Tambahan Dua Pos Damkar Baru di Srandakan dan Dlingo
Guna memberikan layanan yang cepat, maka diperlukan satu pos pemadam kebakaran di masing-masing Kapanewon Srandakan dan Dlingo.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
Guna memberikan layanan yang cepat, maka diperlukan satu pos pemadam kebakaran di masing-masing Kapanewon Srandakan dan Dlingo.
Akan tetapi, dikarenakan medan Kapanewon Dlingo cukup terjal, maka paling tidak tonase kendaraan pemadam kebakaran diperlukan yang kecil.
"Karena, bagi kami di BPBD Bantul, setiap pergerakan manusia perlu dilakukan mitigasi. Jadi, kami mitigasinya tidak dalam konteks mengkhawatirkan pembangunan baru, tetapi memastikan bahwa terjadi pertumbuhan ekonomi dan perkembangan pembangunan, maka pemerintah juga menyiapkan sekenario penanganan kejadian," papar dia.
Berdasarkan hal itu, BPBD Bantul menilai perlu membangun pos sektor pemadam kebakaran dengan bangunan, peralatan, motor rescue, mobil pemadam kebakaran, hingga personel yang memadai.
Paling tidak, satu pos pemadam kebakaran baru itu membutuhkan anggaran hampir Rp3 miliar.
"Anggaran itu baru bangunan, mobil, motor, alat-alat, belum sama personelnya. Personelnya paling tidak 12 orang, tapi idealnya 15 personel karena harus ada admin yang bertugas di kantor mengurus administrasi perkantoran hingga asesmen. Nanti, personelnya dibagi tugas menjadi dua sif," kata dia.
Rencananya, dua pembangunan pos pemadam kebakaran menggunakan TKD.
Lokasi pembangunan pos sektor di Kapanewon Srandakan dan Dlingo sampai saat ini belum ditentukan mengingat pembangunan pos pemadam kebakaran perlu dilakukan kajian lebih lanjut.
"Tapi, kalau yang pos di Dlingo itu paling berada di sekitar Becici atau Mangunan. Nanti, yang paling potensial dibangun di mana. Yang jelas lokasinya, kami akan sewa di tanah TKD dan selama ini ada tujuh pos sektor yang sudah berdiri di Bantul di atas TKD. Kami sewa TKD itu, jadi tidak masalah," tandas dia. (*)
| Update Kecelakaan Maut Jalan Yogyakarta-Wates: Korban Meninggal Bertambah Menjadi 4 Orang |
|
|---|
| Kronologi Laka Maut Dua Pengendara Scoopy Lawan Arus Jalan Yogya–Wates |
|
|---|
| Penjelasan Polisi Soal Kecelakaan Lalu Lintas di Timur JEC |
|
|---|
| DLH Bantul Siap Evakuasi Sampah Kiriman di Aliran Sungai Winongo |
|
|---|
| Razia Miras di Kretek, Ratusan Botol Berbagai Merek Berhasil Disita Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Mujahid-Amrudin-Kepala-BPBD-Bantul-422026.jpg)