Dampak Cuaca Ekstrem di Sleman : 134 Rumah Rusak, 4 Orang Terluka 

Cuaca ekstrem hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Sleman pada akhir pekan kemarin menyebabkan ratusan titik bencana

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Proses penangan dampak hujan disertai angin kencang di Kabupaten Sleman pada akhir pekan kemarin. 

Hujan disertai angin kencang juga berdampak di Kecamatan Moyudan. Di Sleman sisi barat ini tercatat ada 1 pohon tumbang dan 2 rumah warga rusak. 

Baca juga: Hujan Lebat Diprediksi Guyur Kota Yogya, Sleman dan Kulon Progo Siang Ini

Longsor

Hujan deras dengan intensitas lama yang terjadi di Sleman juga mengakibatkan bencana longsor di Tamanmartani, Kalasan dan Sambirejo Prambanan. 

"Di Tamanmartani (kerusakan longsor) tebing ukuran 100 meter persegi," jelas Haris. Sedangkan di Sambirejo Prambanan, longsor pada tebing ukuran 25 meter persegi dan 1 rumah juga dilaporkan rusak. 

Petugas BPBD Sleman dibantu TNI-Polri, segenap relawan dan warga telah berupaya melakukan penanganan terhadap dampak kejadian bencana. 

Bantuan darurat bagi keluarga korban terdampak juga telah didistribusikan. Petugas nuga melakukan asesmen dampak untuk menilai tingkat kerusakan. 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman, Bambang Kuntoro mengatakan, asesmen dampak kejadian penting dilakukan untuk proses pemberian bantuan. 

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sleman, melalui BPBD akan memberikan bantuan bagi rumah warga yang rusak akibat bencana. Skema pemberian bantuan telah diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Sleman Nomor 56 Tahun 2021 tentang Pedoman Pengelolaan Bantuan Bencana. 

"Pasti (akan diberi bantuan)," ujarnya.(*) 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved