Dampak Cuaca Ekstrem di Sleman : 134 Rumah Rusak, 4 Orang Terluka 

Cuaca ekstrem hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Sleman pada akhir pekan kemarin menyebabkan ratusan titik bencana

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Proses penangan dampak hujan disertai angin kencang di Kabupaten Sleman pada akhir pekan kemarin. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN- Cuaca ekstrem hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Sleman pada akhir pekan kemarin menyebabkan ratusan titik bencana di tiga Kapanewon. 

Data BPBD Kabupaten Sleman mencatat, hingga Minggu (1/2/2026) pukul 15.00 sore terdapat 134 rumah warga yang mengalami kerusakan. Peristiwa tersebut juga dilaporkan menyebabkan empat orang terluka.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman, R. Haris Martapa mengatakan, cuaca ekstrem yang melanda wilayah Bumi Sembada pada Sabtu (31/1/2026) dan Minggu (1/2/2026), berdampak pada 206 titik kejadian bencana yang disebabkan oleh angin kencang. 

Wilayah terdampak cukup parah berada di Sleman sisi timur. Meliputi Tirtomartani dengan 17 titik dampak kerusakan. Di wilayah ini ada 11 pohon dilaporkan tumbang yang menyebabkan kerusakan. 

"6 rumah rusak ringan. 2 rumah rusak berat. 2 tempat usaha dan 2 jaringan listrik juga rusak," kata Haris. 

Hujan disertai angin juga menyebabkan kerusakan pada 1 kandang, 1 mobil, 1 fasilitas umum, 2 unit motor dan 4 orang terluka. 

Dampak hujan juga menyebabkan 67 titik kerusakan di Kelurahan Selomartani. 

Di wilayah ini dilaporkan 58 pohon tumbang yang mengakibatkan 45 rumah warga rusak ringan dan 1 rusak berat. 

Kerusakan juga terjadi pada tempat usaha, 4 fasilitas pendidikan, 4 jaringan listrik, 1 kandang, 2 jaringan internet, 1 fasilitas umum dan 1 unit mobil. 

Sedangkan di Tamanmartani, hujan angin menyebabkan 37 pohon tumbang dengan kerusakan di 73 titik. Antara lain 44 rumah rusak ringan, 1 fasilitas pendidikan, 2 jaringan listrik dan 3 kandang. 

Bergeser di Kelurahan Purwomartani, hujan berdampak pada 19 pohon tumbang dengan 13 titik kerusakan. 

"3 rumah rusak ringan, 1 tempat usaha, 2 titik jaringan listrik, 1 kandang dan 1 fasilitas umum," katanya. 

Di Kecamatan Ngemplak, tepatnya di Kelurahan Bimomartani, 7 pohon dilaporkan tumbang yang berdampak pada 11 titik kerusakan akibat hujan lebat disertai angin kencang.

Kerusakan meliputi 8 rumah warga dan 1 tempat usaha. Hujan angin juga menyebabkan 29 pohon di Sundumartani tumbang dan 23 titik kerusakan.

Di Kelurahan ini tercatat ada 21 rumah warga yang rusak ringan. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved