Amalan

3 Keistimewaan Membaca Surat Al-Mulk Sebelum Tidur

Dengan Al-Mulk secara rutin, tidur menjadi lebih tenang dan jiwa semakin dekat dengan Allah.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
ist
3 Keistmewaan Membaca Surat Al-Mulk Sebelum Tidur 

Hubungan yang terus terjaga dengan Al-Qur’an inilah yang menjadi sebab datangnya rahmat dan perlindungan Allah di alam kubur.

Kandungan Surah Al-Mulk juga menekankan keyakinan terhadap kehidupan setelah mati.

Ayat-ayatnya mengingatkan bahwa kematian bukanlah akhir, melainkan awal dari pertanggungjawaban manusia di hadapan Allah.

Dengan memahami hal ini, seorang muslim belajar melihat dunia dengan perspektif yang lebih luas, menilai prioritas hidup dengan bijak, dan menumbuhkan kesadaran bahwa kehidupan akhirat lebih abadi dibanding dunia yang fana.

 

 2. Menguatkan kesadaran akan kebesaran dan kekuasaan Allah

Ilustrasi
Ilustrasi (Tribunpontianak.co.id)

Surah Al-Mulk merupakan surah yang sarat dengan peringatan dan pengingat tentang kebesaran Allah.

Setiap ayatnya mengajak pembaca untuk merenungi ciptaan Allah dari langit yang tertata rapi, bumi yang menopang kehidupan, hingga keteraturan alam semesta yang luar biasa.

Dengan membacanya, seorang muslim diingatkan bahwa semua fenomena alam, hidup, dan mati terjadi atas izin Allah semata, dan tidak ada satu pun yang berada di luar kendali-Nya.

Kesadaran ini disebut sebagai tauhid af’al, yaitu pengakuan bahwa Allah adalah Pengatur segala sesuatu.

Ketika Surah Al-Mulk dibaca sebelum tidur, ia berfungsi sebagai pengingat spiritual di penghujung hari.

Setiap orang menghadapi berbagai masalah, kegelisahan, atau kecemasan sehari-hari.

Membaca ayat-ayat Al-Mulk menanamkan rasa yakin dan tawakal bahwa Allah Maha Kuasa menjaga dan mengatur seluruh kehidupan pembaca, termasuk hal-hal yang berada di luar kendalinya.

Kesadaran ini mengurangi beban pikiran dan kecemasan, karena hati menjadi tenang saat memahami bahwa hidup tidak pernah luput dari pengawasan Allah.

Selain itu, Surah Al-Mulk menumbuhkan rasa kagum dan hormat terhadap kebesaran Allah, karena manusia diingatkan akan keterbatasannya sendiri.

Ayat-ayatnya menunjukkan bahwa segala ciptaan Allah memiliki tujuan, keteraturan, dan aturan yang sempurna.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved