438 Posbankum Hadir di DIY, Akses Keadilan Kian Dekat dengan Warga
Program ini dirancang untuk membantu warga desa dan kalurahan menghadapi persoalan hukum secara lebih mudah, cepat, dan manusiawi
Penulis: Santo Ari | Editor: Muhammad Fatoni
Dalam kerangka itu, Sri Sultan HB X memandang Posbankum sebagai potensi aktif untuk memperkuat Reformasi Kalurahan.
“Kalurahan bukan hanya pelaksana kebijakan, tetapi juga dapat menjadi simpul keadilan dan ruang perlindungan bagi warga negara,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya Posbankum dalam menjamin hak atas akses keadilan bagi seluruh warga tanpa memandang latar belakang ekonomi, sosial, maupun geografis.
Selain menjembatani keterbatasan jarak, literasi hukum, dan kemampuan ekonomi, Posbankum diharapkan menjadi ruang pembelajaran hukum yang menumbuhkan kesadaran warga atas hak dan kewajibannya.
“Melalui Pos Bantuan Hukum ini, kita ingin memastikan bahwa warga desa tidak merasa sendirian ketika berhadapan dengan persoalan hukum. Negara hadir lebih dekat, lebih manusiawi, dan lebih menghormati martabat warganya,” tegas Sri Sultan HB X.
Reformasi Birokrasi di Tingkat Kalurahan
Sementara itu, Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, menegaskan pembentukan Posbankum merupakan bagian dari reformasi birokrasi di tingkat kelurahan yang selaras dengan Asta Cita Presiden.
“Akses keadilan tidak boleh hanya dinikmati golongan tertentu. Keadilan harus dirasakan seluruh warga negara, termasuk melalui satuan pemerintahan terkecil, yaitu desa dan kelurahan,” kata Supratman.
Ia menambahkan, di DIY terdapat 438 Posbankum yang didukung 26 organisasi bantuan hukum terakreditasi Kemenkum.
Jika penyelesaian tidak tercapai di tingkat Posbankum dan perkara berlanjut ke litigasi, negara menyediakan pembiayaan hukum bagi masyarakat kurang mampu.
Adapun disebutkan juga bahwa Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan Posbankum secara nasional pada 1 April mendatang, menegaskan arah kebijakan negara dalam menghadirkan keadilan hingga ke akar rumput.(*)
| Sri Sultan HB X: Produksi Berkelanjutan Becak Listrik Malioboro Tunggu Masukan Publik |
|
|---|
| Tanggapi Arahan Prabowo soal Reaktivasi Bandara Adisutjipto, Sri Sultan HB X: Belum Ada Komunikasi |
|
|---|
| Gubenur DIY Dorong APJI Jadi Aktor Strategis Kedaulatan Pangan dan Penggerak Inovasi Jasa Boga |
|
|---|
| Soal Kasus Korupsi TKD Lurah Condongcatur, Sri Sultan HB X: Kalau Didiamkan Saja, Habis Tanahnya |
|
|---|
| Pemda DIY Pertahankan WTP 16 Kali Beruntun, Realisasi APBD 2025 Catatkan Surplus Rp138,84 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sri-Sultan-HB-X-raih-penghargaan-2012026.jpg)