Pemkab Kulon Progo Pastikan RLTH Dapat Penanganan, Andalkan Dukungan Baznas Hingga CSR
Sekretaris Daerah (Sekda) Kulon Progo, Triyono, mengatakan setiap tahunnya diupayakan ada ratusan RTLH yang mendapatkan penanganan.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kulon Progo saat ini mencapai ribuan unit tersebar di seluruh wilayah.
Penanganannya terkendala oleh terbatasnya anggaran, namun Pemerinah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo tetap mengupayakan perbaikannya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kulon Progo, Triyono, mengatakan setiap tahunnya diupayakan ada ratusan RTLH yang mendapatkan penanganan.
"Penanganannya mengandalkan APBD hingga dukungan dari Dana Keistimewaan (Danais)," katanya ditemui di Kalurahan Sukoreno, Kapanewon Sentolo, Kamis (15/01/2026).
Meski begitu, anggaran bantuan rehabilitasi RTLH terbatas dari APBD.
Itu sebabnya, Triyono mengatakan pihaknya berupaya agar dukungan juga datang dari pemerintah pusat, yang bersumber dari APBN.
Baca juga: DPRD Kulon Progo Gandeng Baznas, Berikan Bantuan Bedah RTLH pada 4 Warga di Pengasih dan Sentolo
Dukungan Pihak Luar Pemerintahan
Pemkab Kulon Progo pun juga mengandalkan dukungan dari pihak luar pemerintah.
Seperti dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) serta dari berbagai perusahaan lewat program Corporate Social Responsibility (CSR).
"Misalnya Baznas Kulon Progo yang tahun ini sudah menyiapkan anggaran bantuan Bedah RTLH sebanyak 60 unit," ungkap Triyono.
Penyaluran bantuan Bedah RTLH salah satunya dilakukan pada Kamis ini di Kapanewon Pengasih dan Sentolo.
Dana bantuannya bersumber dari Baznas Kulon Progo dengan dukungan dari DPRD Kulon Progo.
Triyono menyebut bantuan Bedah RTLH tersebut jadi yang pertama di 2026.
Ia berharap sinergi Pemkab dengan Baznas dan DPRD Kulon Progo terus berjalan untuk mendukung perbaikan RTLH.
"Harapan kami jumlah RTLH di Kulon Progo bisa berkurang secara signifikan setiap tahun," ujarnya.
Penyaluran bantuan Bedah RTLH itu juga dilakukan dalam rangka HUT ke-73 DPRD Kulon Progo di 2026 ini.
Wakil Ketua II DPRD Kulon Progo, Suharto mengatakan ada 4 warga yang menjadi penerima bantuan.
Pihaknya mendorong agar Pemkab Kulon Progo menggencarkan pendataan pada RTLH di wilayahnya.
DPRD Kulon Progo juga ikut memantau lewat penyerapan aspirasi di masyarakat.
"Sebab ternyata masih banyak RTLH di Kulon Progo sehingga harapannya bisa segera dilakukan perbaikan," kata Suharto.(*)
| TMMD Reguler ke-128 2026 Digelar di Sidorejo Kulon Progo, Sasar Pembangunan Fisik dan Perbaikan RTLH |
|
|---|
| Pemkab Kulon Progo Lepas 384 Calon Jemaah Haji 2026, Mayoritas Kelompok Usia Lanjut |
|
|---|
| Pemkab Kulon Progo Kirimkan 24 Kafilah ke MTQ Tingkat DIY 2026 |
|
|---|
| Pemkab Kulon Progo Tunggu Pemda DIY Soal Penerapan WFH ASN Sembari Lakukan Kajian |
|
|---|
| Kolaborasi Pemerintah dan TNI, 34 Jembatan Garuda Akan Dibangun di Kulon Progo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Bedah-Rumah-RTLH-di-Sentolo-Kulon-Progo.jpg)