Potensi Cuaca Buruk pada Libur Panjang Isra Miraj, Penjagaan Pantai di Jogja Diperketat

Libur panjang Isra Miraj yang jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026, diperkirakan mendorong lonjakan wisatawan ke kawasan pantai di DIY

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Tribunjogja.com/IST/SRI Wilayah V Kulon Progo
WASPADA CUACA BURUK - Bendera rambu peringatan yang dipasang di Pantai Glagah, Kapanewon Temon, Kulon Progo belum lama ini. Libur panjang Isra Miraj yang jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026, diperkirakan mendorong lonjakan wisatawan ke kawasan pantai di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).  

"Kalau untuk menghadapi long weekend, kemungkinan pada hari-hari libur tersebut akan ada penambahan personel. Jadi ditambah dari regu-regu yang lain.

Jumlah personel yang disiagakan berbeda di setiap wilayah, menyesuaikan dengan tingkat kerawanan dan luas area pengawasan. 

Chatarina mencontohkan salah satu wilayah pesisir dengan kekuatan personel yang cukup besar. 

“Untuk tiap wilayah itu berbeda-beda. Contohnya di wilayah 3, di wilayah tersebut ada sekitar 57 personel. Nanti untuk tiap regu yang bertugas itu sekitar 15 orang,” kata dia.

Cuaca buruk

Di tengah cuaca yang sempat memburuk dalam beberapa hari terakhir, Satlinmas juga terus mengintensifkan imbauan keselamatan kepada wisatawan, khususnya di kawasan pesisir selatan. 

Petugas di lapangan setiap hari mengingatkan pengunjung agar tidak bermain air di laut. 

Namun, ia mengakui masih terdapat wisatawan yang tidak mengindahkan peringatan keselamatan yang telah disampaikan oleh petugas.

Dalam pengamanan kawasan wisata, Satlinmas Satpol PP DIY tidak bekerja sendiri. 

Koordinasi lintas instansi dilakukan bersama Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) serta polisi wisata di lokasi. 

“Kami juga bekerja sama dengan Polairud dan polisi wisata yang ada di lokasi. Jadi tidak murni Satlinmas sendiri, tetapi ada banyak kerja sama lintas instansi di lapangan,” tutur Chatarina.

Pohon tumbang

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Yogyakarta, Rabu (14/1/26) sore, memicu insiden pohon tumbang di Kemantren Kotagede. 

Sebuah pohon jenis Waru dengan diameter sekitar 40 sentimeter roboh dan menimpa bagian bangunan milik warga di kawasan Kelurahan Prenggan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta, Nur Hidayat, menuturkan, peristiwa terjadi sekitar pukul 16.35 WIB. 

"Pohon Waru yang tumbang memiliki tinggi sekitar 7 meter. Penyebabnya selain karena faktor hujan, kondisi akar pohon juga diketahui sudah lapuk," ujarnya.

Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, pohon menimpa tembok rumah, serta atap teras warga dengan luasan terdampak sekitar 1x1 meter persegi. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved