DLH Kulon Progo Targetkan Setiap Tahun Ada 10 Sekolah Raih Penghargaan Adiwiyata

Kepala DLH Kulon Progo, Duana Heru Supriyanta, mengatakan saat ini baru 74 dari 420 sekolah di Kulon Progo yang sudah meraih Penghargaan Adiwiyata.

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Dokumentasi untuk Tribun Jogja/Humas Pemkab Kulon Progo
PENGHARGAAN - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kulon Progo, Duana Heru Supriyanta (kiri) saat menyerahkan Penghargaan Adiwiyata ke perwakilan MTSn 4 Kulon Progo, beberapa waktu lalu. 

Ringkasan Berita:
  • 74 dari 420 sekolah di Kulon Progo sudah meraih Penghargaan Adiwiyata.
  • Penghargaan Adiwiyata diberikan bagi sekolah yang berhasil menerapkan gerakan peduli lingkungan hidup melalui kebijakan hingga kurikulum sekolah.
  • Program Adiwiyata bertujuan mewujudkan warga sekolah yang bertanggungjawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup

 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kulon Progo berupaya agar seluruh sekolah bisa meraih Penghargaan Adiwiyata.

Penghargaan ini diberikan bagi sekolah yang berhasil menerapkan gerakan peduli lingkungan hidup melalui kebijakan hingga kurikulum sekolah.

Kepala DLH Kulon Progo, Duana Heru Supriyanta, mengatakan saat ini baru 74 dari 420 sekolah di Kulon Progo yang sudah meraih Penghargaan Adiwiyata.

"Baru sekitar 17,62 persen sekolah di Kulon Progo yang mendapatkan Penghargaan Adiwiyata," kata Duana, Minggu (11/01/2026).

Seperti pada 2025 lalu, ada 10 sekolah yang meraih Penghargaan Adiwiyata tingkat kabupaten.

Selain itu ada 7 sekolah yang meraih Penghargaan Adiwiyata tingkat provinsi dan 2 sekolah yang meraih Penghargaan Adiwiyata tingkat nasional.

Duana pun ingin seluruh sekolah di Kulon Progo bisa meraih penghargaan tersebut.

Target telah ditentukan agar setiap tahunnya, sekolah peraih Penghargaan Adiwiyata bisa bertambah.

"Kami targetkan minimal penambahan 10 sekolah Adiwiyata setiap tahunnya," ujarnya. 

Baca juga: Panti Asuhan Brayat Pinuji Kulon Progo, 90 Tahun Asuh Anak Telantar dari Seluruh Indonesia

Perlindungan Lingkungan Hidup

Menurut Duana, Program Adiwiyata bertujuan mewujudkan warga sekolah yang bertanggungjawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Programnya juga menjadi wujud standar sekolah hijau skala nasional.

Selain sekolah, masyarakat juga jadi sasaran untuk gerakan hijau lewat Program Kampung Iklim (Proklim).

Pada 2025 lalu, ada 3 padukuhan di Kulon Progo yang berhasil meraih penghargaan Proklim tingkat nasional.

"3 Padukuhan tersebut adalah Padukuhan Graulan, Padukuhan Kembang, dan Padukuhan Klewonan," jelas Duana.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved