Pandangan Fraksi Gerindra DIY Soal Wacana Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD

Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY, Lisman Puja Kesuma, menegaskan bahwa wacana tersebut sejalan dengan sikap resmi DPP Partai Gerindra

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
Istimewa
Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY, Lisman Puja Kesuma 
Ringkasan Berita:
  • Fraksi Gerindra DPRD DIY mendukung pemilihan kepala daerah melalui DPRD, sejalan dengan sikap resmi DPP Gerindra dan dinilai layak dikaji secara serius.
  • Skema tersebut dinilai lebih efisien dan menekan biaya politik, membuka peluang bagi figur berkualitas tanpa terbebani ongkos kampanye besar serta menghemat anggaran pilkada.

 

TRIBUNJOGJA.COM – Fraksi Partai Gerindra DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan dukungan penuh terhadap usulan agar pemilihan kepala daerah, mulai dari gubernur hingga bupati dan wali kota, dilakukan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY, Lisman Puja Kesuma, menegaskan bahwa wacana tersebut sejalan dengan sikap resmi DPP Partai Gerindra sebagaimana disampaikan Sekretaris Jenderal DPP Gerindra, Sugiono.

“Fraksi Gerindra DPRD DIY mendukung usulan pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Ini merupakan gagasan yang patut dipertimbangkan secara serius karena menyentuh aspek efisiensi, efektivitas, dan penguatan kualitas demokrasi,” ujar pria yang akrab disapa Bang Puja ini, Senin (29/12/2025).

Puja menilai, mekanisme pemilihan kepala daerah oleh DPRD berpotensi memangkas berbagai persoalan klasik dalam pilkada langsung, terutama terkait tingginya biaya politik.

Menurutnya, biaya kampanye yang sangat besar selama ini kerap menjadi penghalang bagi figur-figur potensial yang memiliki kapasitas dan integritas, tetapi tidak memiliki kekuatan modal.

“Pilkada langsung membutuhkan ongkos politik yang sangat mahal. Dengan mekanisme melalui DPRD, peluang bagi figur-figur terbaik daerah untuk maju akan lebih terbuka tanpa harus terbebani biaya kampanye yang luar biasa,” jelasnya.

Baca juga: Kapolda DIY Pantau Malioboro, Pastikan Libur Akhir Tahun di Jogja Aman dan Nyaman

Selain itu, Puja juga menyoroti aspek efisiensi anggaran daerah. Ia menilai dana hibah pilkada yang terus meningkat setiap periode seharusnya bisa dialokasikan untuk program yang lebih produktif dan menyentuh kesejahteraan masyarakat.

“Anggaran pilkada jumlahnya sangat besar. Jika pemilihan dilakukan melalui DPRD, anggaran tersebut bisa dialihkan untuk pembangunan, pelayanan publik, dan penguatan ekonomi rakyat,” kata Puja.

Lebih lanjut, Puja menegaskan bahwa pemilihan kepala daerah melalui DPRD tidak menghilangkan esensi demokrasi. Menurutnya, anggota DPRD merupakan wakil rakyat yang dipilih secara langsung melalui pemilu, sehingga tetap memiliki legitimasi kuat.

“Demokrasi tetap berjalan karena DPRD adalah representasi rakyat. Justru akuntabilitasnya bisa lebih terjaga, karena partai politik dan wakil rakyat akan diawasi langsung oleh konstituennya,” ujar Bendahara DPD Gerindra DIY ini. 

Fraksi Gerindra DPRD DIY, kata Puja, siap mengawal dan mengkaji lebih lanjut wacana tersebut secara konstitusional agar penerapannya tetap berpijak pada prinsip demokrasi, transparansi, dan kepentingan rakyat.

“Yang terpenting adalah bagaimana sistem ini mampu melahirkan pemimpin daerah yang berkualitas, berintegritas, dan benar-benar bekerja untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (*/rls)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved