Pantau CCTV Jogja: Lalu Lintas Malioboro, Kaliurang, Kotagede, Parangtritis Macet?

Sepekan ini, Jogja diprediksi akan disebur hampir 10 juta orang dari luar daerah yang akan liburan Natal 2025 dan Tahun baru 2026.

Tayang:
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Tribun Jogja/Miftahul Huda
PANTAU CCTV JOGJA - (Arsip) Kendaraan melambat ketika memasuki kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, saat libur Natal 2025, Jumat (26/12/2025). Untuk wisatawan dan warga Kota Yogyakarta yang hendak bepergian, ada baiknya menyimak situasi lalu lintas dan kemacetan di sejumlah titik vital di Jogja lewat closed circuit television (CCTV). 

Ringkasan Berita:
  • Selama seminggu ini, Jogja diprediksi akan diserbu hampir 10 juta orang dari luar daerah yang akan liburan Natal 2025 dan Tahun baru 2026.
  • Untuk wisatawan dan warga Kota Yogyakarta yang hendak bepergian, ada baiknya menyimak situasi lalu lintas dan kemacetan di sejumlah titik vital di Jogja lewat CCTV.
  • Ada CCTV yang ditempatkan di Malioboro, Jalan Kalurang, Jalan Parangtritis, sekitaran Buderan UGM, Hotel Melia Purosani, daerah Kotabaru, dan beberapa perempatan strategis lainnya.

 

TRIBUNJOGJA.COM - Selama seminggu ini, Jogja diprediksi akan diserbu hampir 10 juta orang dari luar daerah yang akan liburan Natal 2025 dan Tahun baru 2026.

Untuk wisatawan dan warga Kota Yogyakarta yang hendak bepergian, ada baiknya menyimak situasi lalu lintas dan kemacetan di sejumlah titik vital di Jogja lewat closed circuit television (CCTV).

Ada CCTV yang ditempatkan di Malioboro, Jalan Kalurang, Jalan Parangtritis, sekitaran Buderan UGM, Hotel Melia Purosani, daerah Kotabaru, dan beberapa perempatan strategis lainnya.

Berikut adalah daftar sejumlah CCTV atau kamera pemantau milik Pemkot Yogyakarta yang dapat diakses untuk memperoleh informasi kondisi beberapa ruas jalan utama.

Link CCTV Jogja

Malioboro jadi sorotan

Sementara itu, kawasan pedestrian Malioboro, Kota Yogyakarta, kembali menjadi sorotan di media sosial, di tengah keramaian wisatawan saat momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Salah satunya terkait unggahan wisatawan yang merasa terganggu dengan paparan dan kepulan asap dari para pedagang sate keliling atau asongan.

​Keluhan mencuat setelah sebuah akun instagram mengungkap keresahannya saat sedang berbelanja di salah satu toko di kawasan jantung Kota Yogyakarta tersebut.

​Dalam unggahan yang viral itu, wisatawan mengaku terganggu dengan kepulan asap sate yang masuk ke dalam area toko, yang berlokasi di depan Gedung DPRD DIY.

​"Mau curhat sedikit saya udah beberapa hari di daerah Malioboro dan tadi saya berbelanja di salah satu toko di Malioboro tepatnya di depan masjid depan Kantor DPRD DIY gang Sosrowijayan, saya berbelanja di toko tersebut panas banget ditambah asap tukang sate yang tak beraturan," katanya.

"Saya kasihan sama karyawan dan yang punya toko karna beberapa tidak jadi berbelanja karna asap sate tersebut bahkan ada karyawan sampe sakit mata bahkan menangis karna asap sate tersebut," imbuh keterangan yang diunggah wisatawan itu.

​Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta, Octo Noor Arafat, menegaskan, bahwa pihaknya selama ini tidak tinggal diam.

Bukan tanpa alasan, personelnya sudah sering melakukan tindakan terhadap para pedagang sate yang melanggar aturan di kawasan tersebut.

​"Dulu pernah melakukan (sanksi) tipiring (tindak pidana ringan), kemudian berulang kali kita melakukan penyitaan," tandasnya, Minggu (28/12/2025).

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved