Nelayan Partai Drini Ditemukan Meninggal di Atas Perahu
Nelayan di Pantai Drini, Gunungkidul berinisial ES (61) meninggal dunia di atas perahunya saat melaut
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Nelayan di Pantai Drini, Gunungkidul berinisial ES (61) meninggal dunia di atas perahunya saat melaut pada Sabtu (27/12/2025) pagi.
Korban ditemukan sudah dalam kondisi kaku di atas perahunya oleh nelayan lainnya.
ES sebelumnya diketahui melaut sejak Jumat (26/12/2025) sore.
Korban diketahui berada di atas kapal sendirian dalam kondisi cuaca yang diguyur hujan lebat sepanjang malam.
Diduga, korban tidak kuat merasan hawa dingin karena terus diguyur hujan sepanjang malam.
Adapun jenazah korban sudah dievakuasi oleh petugas SAR untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Dikutip dari Kompas.com, Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron, Surisdiyanto keberadaan korban diketahui saat nelayan lainnya mendekati perahu korban di tengah laut.
Baca juga: Tips Menghindari Rip Current bagi Wisatawan Pantai Parangtritis
Saat itu korban ditemukan dalam kondisi sudah kaku di atas perahunya sekitar pukul 07.30 WIB.
"Ditemukan salah seorang nelayan yang mendekati perahu korban sekitar pukul 07.30 WIB," kata Suris dikutip dari Kompas.com.
Menurut keterangan saksi, Endang berangkat melaut pada Jumat sekitar pukul 15.00 WIB dan bermalam sendirian di tengah laut.
Kondisi cuaca di wilayah pantai dilaporkan hujan deras sejak Jumat petang hingga Sabtu pagi.
"Korban ditemukan meninggal dunia sudah kaku di dalam perahunya. Kemungkinan karena kedinginan," ujar Suris.
Saksi kemudian menyampaikan informasi penemuan mayat itu ke SAR.
Petugas SAR Satlinmas Wilayah II Baron kemudian langsung mengevakuasi jenazah korban dari tengah laut.
Setelah itu jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Saptosari untuk penanganan selanjutnya.
Setelah dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis, jenazah langsung dibawa ke rumah duka.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron, Marjono, menambahkan bahwa pihaknya terus mengimbau nelayan untuk selalu berhati-hati dan menggunakan pelampung saat melaut.
"Jika sakit untuk tidak melaut terlebih dahulu," kata Marjono.
Artikel ini sudah tayang di Kompas.com.
| Teka-teki Teror Api di Seyegan, Ingatkan Warga pada Kejadian Ganjil Gunungkidul 2015 |
|
|---|
| Jadi Primadona Iduladha, 4.700 Sapi Gunungkidul Laris Manis Diburu Warga Luar Daerah |
|
|---|
| Touring Bergerak Bersama JNE 2026: Menyantuni Warga Panti, Menyusuri Sejarah Kopi Gunungkidul |
|
|---|
| Kronologi Sopir Bus Pariwisata Meninggal Dunia Saat Membawa Wisatawan di Pantai Slili Gunungkidul |
|
|---|
| Ada 9.755 ODGJ Berat di DI Yogyakarta, Sebagian Pasien Anak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Nelayan-Partai-Drini-Ditemukan-Meninggal-di-Atas-Perahu.jpg)