Tips Menghindari Rip Current bagi Wisatawan Pantai Parangtritis

Bagi wisatawan yang hendak berlibur ke pantai di Jogja atau Yogyakarta, khususnya Pantai Parangtritis, waspadalah terhadap bahaya rip current.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Tribun Jogja/Dok. Polres Bantul
WASPADA RIP CURRENT - (Ilustrasi) SAR Pantai Parangtritis dan Ditpolairud Polda DIY menyelamatkan korban laka air di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Minggu (7/12/2025). Bagi wisatawan yang hendak berlibur ke pantai di Jogja atau Yogyakarta, khususnya Pantai Parangtritis, waspadalah terhadap bahaya rip current. 

Ringkasan Berita:
  • Bagi wisatawan yang hendak berlibur ke pantai di Jogja atau Yogyakarta, khususnya Pantai Parangtritis, waspadalah terhadap bahaya rip current.
  • Setidaknya dalam dua hari terakhir, di Pantai Parangtritis tercatat ada 6 wisatawan yang terseret ombak.
  • Beruntung, seluruh korban berhasil diselamatkan oleh petugas SAR yang bertugas di sekitar lokasi kejadian.

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bagi wisatawan yang hendak berlibur ke pantai di Jogja atau Yogyakarta, khususnya Pantai Parangtritis, waspadalah terhadap bahaya rip current.

Setidaknya dalam dua hari terakhir, di Pantai Parangtritis tercatat ada enam wisatawan yang terseret ombak.

Beruntung, seluruh korban berhasil diselamatkan oleh petugas SAR yang bertugas di sekitar lokasi kejadian.

Enam korban yang terseret ombak di Pantai Parangtritis tersebut terdiri dari NF (20), M (19), S (16), dan R (17), pelajar dari Jawa Barat, terseret arus pada Rabu (24/12/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.

Kemudian RWS(14) dan RM (17), pelajar asal Jawa Tengah, terseret arus di Pantai Parangtritis pada Kamis (15/12/2025).

Koordinator SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III Parangtritis-Depok, M. Arief Nugraha, menyebut seluruh korban terseret ombak di area rip current.

Para korban ini tidak mengetahui karena tempat yang digunakan untuk bermain air adalah area rip current.

Seluruh korban berhasil diselamatkan oleh SAR gabungan dalam kondisi selamat.

"Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III, Dipolairud Polda DIY, dan Basarnas Yogyakarta, melakukan pertolongan terhadap enam wisatawan tersebut dengan berenang menggunakan pelampung dan papan surfing," tutup dia.

Apa itu rip current?

Sebagai informasi, rip current adalah arus laut yang kuat dan sempit yang mengalir dari pantai ke arah laut.

Area rip current benar-benar berbahaya dan telah terbukti dengan banyaknya wisatawan yang terseret ombak saat bermain air di area rip current.

Arus ini terbentuk ketika ombak yang datang ke pantai mengalirkan air ke laut melalui saluran sempit di antara gelombang.

Meskipun tampak seperti area yang tenang, rip current bisa sangat berbahaya karena dapat menarik perenang jauh ke tengah laut dengan kekuatan yang cukup besar, bahkan lebih cepat daripada kebanyakan orang bisa berenang.

Cara menghindari rip current

Untuk menghindari bahaya rip current, penting untuk selalu waspada terhadap tanda-tanda di pantai, seperti area dengan gelombang yang lebih kecil atau lebih tenang.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved