Jogja Bakal Lebih Macet di Libur Natal & Tahun Baru 2026, Ini Pemicunya

Warga Jogja atau Kota Yogyakarta diprediksi akan merasakan kemacetan yang lebih di libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. 

Tayang:
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Tribun Jogja/Hanif Suryo
JOGJA LEBIH MACET - Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, memberikan keterangan kepada wartawan terkait rekayasa lalu lintas di kawasan Jembatan Kewek dan Kleringan, Selasa (9/12/2025). Warga Jogja atau Kota Yogyakarta diprediksi akan merasakan kemacetan yang lebih di libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.  

“Jadi, kita itu cuma mengimbau, jangan boros-boros, punya empati. Daripada beli kembang api, lebih baik membantu daerah bencana. Itu saja yang kita sampaikan, dan kita buat surat edaran,” ucap Hasto. 

Hampir 10 juta orang ke Jogja

Diperkirakan, pergerakan manusia masuk Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada saat Nataru mencapai 9,38 juta orang. 

Sementara khusus Kota Yogyakarta diprediksi bakal dikunjungi sekitar 7 juta orang.

Berbagai persiapan pun dilakukan. Pengamatan Tribun Jogja, sejumlah titik sudah dipasangi ornamen menyambut Tahun Baru 2026.

Pos penjagaan keamanan dan pengaturan lalu lintas sudah berdiri dan sebagian besar sudah difungsikan.

Kemarin, arus kendaraan di pintu tol, banyak yang keluar mengarah ke Yogyakarta.

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda DIY AKBP Widya Mustikaningrum mengatakan, terjadi eskalasi arus kendaraan yang mengarah ke Yogyakarta.

Hal ini menandakan fenomena arus mudik pada momentum perayaan Natal 2025 telah dimulai.

“Kalau melihat dari data traffic di smart province sudah terjadi peningkatan arus kendaraan via tol,” katanya.

Widya mengatakan, pada Minggu pagi mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB terdapat ribuan kendaraan melakukan mobilitas ke Yogyakarta ataupun sebaliknya.

Dia menjelaskan, saat ini ada empat pintu tol yang beroperasi yakni Tol Banyudono, Polanharjo, Klaten, dan Prambanan.

“Total kendaraan yang masuk dari empat pintu tol itu sebanyak 9.063 dan kendaraan keluar tol sebanyak 9.443 kendaraan,” kata Widya.

Dari empat pintu tol itu, gerbang Tol Prambanan paling banyak diakses oleh masyarakat yakni kendaraan masuk via tol Prambanan sebanyak 4.872 dan kendaraan keluar sebanyak 5.587 unit.

 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved