Berita Sleman
Respons Bupati Sleman Pemerintah Pusat Imbau Kebijakan WFA 29-31 Desember
Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) mengimbau
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Iwan Al Khasni
"Belum cek aturan teknis dari Kemenpan RB atau BKN," ujarnya singkat.
Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah masih menunggu arahan resmi terkait implementasi kebijakan WFA ASN.
Dampak Kebijakan WFA ASN
Jika kebijakan WFA benar-benar diterapkan, ada beberapa dampak yang perlu diperhatikan:
Fleksibilitas kerja ASN: ASN dapat bekerja dari lokasi berbeda tanpa harus hadir di kantor.
Efisiensi perjalanan: Mengurangi mobilitas ASN saat libur Nataru sehingga menekan potensi kemacetan.
Pelayanan publik tetap berjalan: Meski WFA diterapkan, sektor pelayanan masyarakat harus tetap normal.
Selektivitas penerapan: Tidak semua ASN bisa WFA, terutama yang bertugas di bidang pelayanan langsung. (rif)
• Kasus Penyelewengan Dana Desa Wonokromo Bantul: Rp1,9 Miliar Hilang
| Efisiensi Anggaran Paskibraka Sleman: Rp1,8 Miliar Dipangkas Jadi Rp682 Juta |
|
|---|
| Produksi Benih Ikan Sleman Tembus 1,52 Miliar Ekor: Nila dan Lele Mendominasi |
|
|---|
| Revitalisasi Tiga Pasar Tua di Sleman: Alasan Wisata dan Exit Tol Jogja |
|
|---|
| Pesan Terakhir Pelawak Kondang Yogyakarta Bambang Rabies Sebelum Tutup Usia |
|
|---|
| Sterilisasi 40 Gereja Jelang Natal 2025 di Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Bupati-Sleman-Harda-Kiswaya-2972025.jpg)