Pemda DIY Terima 50 Becak Listrik, Jadi Skema Transisi Penghapusan Bentor
Bantuan becak listrik senilai hampir Rp1 miliar itu diterima langsung Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kompleks Kepatihan
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Yoseph Hary W
“Becak listrik ini adalah inovasi rekayasa yang lahir dari kendaraan tradisional. Kita menggerakkannya dengan tenaga baterai sehingga mampu menekan emisi karbon dan polusi di Yogyakarta secara signifikan,” ujar Bobby.
Ia berharap Yogyakarta dapat menjadi pionir dalam menghadirkan wajah baru transportasi wisata yang lebih modern dan tertib. Program ini diharapkan menjadi standar baru transportasi berkelanjutan yang menyelaraskan kebutuhan ekonomi rakyat, kenyamanan wisatawan, serta kelestarian lingkungan, tanpa melanggar aturan lalu lintas.
Di tingkat pelaku, perubahan itu mulai dirasakan langsung. Mamang, pengayuh becak yang telah menekuni profesinya selama 15 tahun, mengaku terkejut saat pertama kali menjajal becak listrik.
“Kalau dari pertama mencoba, jujur lebih enak ini. Rasanya lebih ringan bahkan daripada becak gowes biasa, praktis juga,” ujarnya.
Meski masih dalam tahap pengenalan awal, Mamang mengapresiasi fitur-fitur modern yang disematkan, seperti lampu sein dan indikator daya baterai. Baginya, perubahan ini sejalan dengan perkembangan zaman.
“Zamannya sekarang sudah semakin modern, jadi memang sudah saatnya beralih,” katanya.
| Pemkot Yogya Permanenkan Sterilisasi Sumbu Filosofi dari Kendaraan Besar, Siapkan Jalur Alternatif |
|
|---|
| Danrem 072 Pamungkas Terima Audiensi PWI DIY, Perkuat Sinergi TNI dan Insan Pers |
|
|---|
| Honda Supra GTR 150 Perkuat Segmen Bebek Sport 150cc, Andalkan Mesin DOHC dan Desain Sporty |
|
|---|
| Polisi Pastikan Penabrak Lansia di Jalan Magelang Positif Mengonsumsi Alkohol |
|
|---|
| Strategi Disdikpora Kota Yogyakarta Putus Rantai Kaderisasi Geng Sekolah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pemda-DIY-Terima-50-Becak-Listrik-Jadi-Skema-Transisi-Penghapusan-Bentor.jpg)