Butik Daur Ulang Sleman: Transformasi Sampah Jadi Produk Berharga
Butik Daur Ulang berdiri pada tahun 2015 dengan tujuan membuat produk daur ulang berkualitas dan layak pakai untuk keseharian.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Ringkasan Berita:
- Butik Daur Ulang adalah unit usaha dari Project B Indonesia (dimulai 2008), sebuah social enterprise yang didirikan oleh empat mahasiswa Teknik Lingkungan untuk mengelola sampah kemasan.
- Butik ini menjual sekitar 150 jenis produk daur ulang berkualitas, seperti tas dan rompi, yang didistribusikan ke pasar nasional dan internasional.
- Inti operasionalnya adalah pemberdayaan ibu-ibu sebagai penjahit, penyortir, dan perajang sampah, menciptakan lapangan kerja dan pendapatan tambahan.
TRIBUNJOGJA.COM -- Butik Daur Ulang merupakan salah satu unit kegiatan dari Project B Indonesia yang berlokasi di Jalan Sukoharjo, Condongcatur, Sleman.
Project B Indonesia didirikan tahun 2008 oleh empat orang yang kala itu masih berstatus mahasiswa jurusan Teknik Lingkungan.
Mereka bergerak dalam bentuk social enterprise yang berakar dari keprihatinan terhadap isu lingkungan.
Empat orang ini merasa bertanggung jawab untuk mempraktikkan ilmu tentang sampah agar tidak hanya menjadi teori semata.
Awalnya, gerakan ini berfokus pada pengumpulan dan pemilahan sampah dari Warmindo.
Konsep awal yang diterapkan Project B Indonesia yaitu menjadi Bank Sampah, di mana masyarakat dihimpun untuk memilah sampah dan dibayar atas sampah yang mereka setorkan.
Namun, proses mereka kini bergeser ke model Donasi Sampah.
Ini membuktikan adanya peningkatan kesadaran di mana masyarakat mulai menyetorkan sampah yang telah dipilah secara sukarela, tanpa perlu iming-iming uang.
Kesadaran ini terlihat dari peningkatan signifikan sampah yang dikelola.
“Dari 1,1 ton sampah yang kami kelola pada 2023, kemudian menjadi 2,3 ton pada 2024,” tutur Ibnu (21) salah satu tim di Butik Daur Ulang, Jumat, (05/112/2025).
Butik Daur Ulang sendiri berdiri pada tahun 2015 dengan tujuan membuat produk daur ulang berkesan mewah.
Butik ini secara khusus fokus pada pengolahan sampah kemasan (low value), seperti saset minuman, makanan, sabun, dan minyak yang sering dihindari oleh pengumpul sampah lain.
Butik Daur Ulang menjual sekitar 150 jenis produk antara lain, berbagai jenis tas seperti goodie bag, shopping bag, laundry bag.
Mereka juga memproduksi penyimpanan alat tulis, make-up, dan laptop, bahkan produk unik seperti rompi dari kemasan minuman saset.
Produk-produk Project B telah dikirim ke 22 hingga 24 provinsi di Indonesia, dan bahkan sudah menjangkau pasar internasional di Amerika, Filipina, Jepang, Taiwan, dan Jerman.
Pemberdayaan Para Ibu
| Komitmen UAD Wujudkan Zero Waste Campus, Olah Sampah Plastik dengan Metode Pirolisis |
|
|---|
| Kecelakaan Dini hari: Mobil Mahasiswa Asal Bantul Masuk Jurang Sedalam 6 Meter di Kalasan |
|
|---|
| Tingkatkan Kompetensi ASN, Dinas Perpustakaan Sleman Optimalkan Pengelolaan Arsip Terjaga |
|
|---|
| Efisiensi Anggaran Paskibraka Sleman: Rp1,8 Miliar Dipangkas Jadi Rp682 Juta |
|
|---|
| Pengelolaan Sampah Plastik Berbasis Pemberdayaan Perempuan Desa Prima di Kawasan Wisata Parangtritis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Butik-Daur-Ulang.jpg)