Pesan Sri Sultan HB X ke Wali Kota Yogyakarta Soal Malioboro Full Pedestrian
Setelah dilaksanakan uji coba Malioboro full pedestrian Sri Sultan Hamengku Buwono X turut memberikan pandangan
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Joko Widiyarso
“Malam Minggu dan Minggu, jalan Pasar Kembang juga macet, tapi tidak ada yang complain. Maka penting untuk berkolaborasi tidak hanya pemerintah daerah, tapi semua pihak yang bersinggungan. Agar sama-sama nyaman semuanya,” ungkapnya.
Ia menilai uji coba perlu dilakukan lebih sering agar masyarakat memiliki cukup waktu beradaptasi.
“Ketidaksiapan karena kita belum terbiasa, itu belum menjadi habbit kita. Kalau sudah berjalan dalam kurun waktu tertentu akhirnya juga akan nyaman,” kata dia.
Respons warga beragam
Uji coba pedestrianisasi kembali menunjukkan respons warga yang beragam.
Sebagian pengunjung mengapresiasi pengalaman berjalan kaki yang lebih aman dan nyaman.
Namun, pelaku usaha dan pekerja di kawasan itu mengeluhkan dampak ekonominya.
Nur, warga Sleman yang berkunjung ke Malioboro, mengaku menikmati suasana tanpa kendaraan bermotor.
“Tapi susah cari parkir kalau bawa kendaraan pribadi. Tadi saya naik taksi daring, jadi bisa turun di belakang,” ujarnya.
Meski begitu, ia belum sepenuhnya setuju jika pedestrianisasi diberlakukan setiap hari.
“Kalau hanya sekali-sekali pada waktu-waktu tertentu, tidak masalah,” tuturnya.
Dari sisi pelaku usaha, kekhawatiran datang terkait penurunan omzet serta terbatasnya akses masuk karyawan.
Fauzi, karyawan toko oleh-oleh, mengatakan kebijakan ini menurunkan jumlah pelanggan pada jam-jam awal.
“Waktu uji coba pada 7 Oktober lalu, omzet turun sekitar 40 persen,” ujarnya.
Ia berharap pekerja yang bertugas di kawasan Malioboro mendapat akses khusus jika kebijakan pedestrianisasi diterapkan penuh.
“Saat uji coba ini, kami tak bisa masuk kawasan sehingga harus berputar-putar atau parkir jauh,” jelasnya.
| Cholil ERK Ikut Aksi Rakyat Memanggil di Gejayan, Sebut Kondisi Bangsa Mirip Tahun 1998 |
|
|---|
| Dinilai Gagal Sejahterakan Publik, Prabowo-Gibran Didesak Mundur oleh Aliansi Rakyat Memanggil |
|
|---|
| Pengakuan Hakim Aktif Terseret Kasus Daycare Little Aresha, Dicecar 26 Pertanyaan oleh Penyidik |
|
|---|
| Teriakan Massa Aksi Rakyat Memanggil di Bawah Guyuran Hujan |
|
|---|
| Massa Aksi Rakyat Memanggil Bertahan di Tengah Hujan Deras, Arus Lalu Lintas Dialihkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pertemuan-3-Jam-Sri-Sultan-HB-X-dan-Wali-Kota-Yogya-Bahas-Rencana-Rehabilitasi-Jembatan-Kewek.jpg)