Aksi Berbagi, Warga dan Mahasiswa Aceh di DIY Bisa Makan Gratis di Warung Makan di Bantul Ini
Warga dan Mahasiswa Aceh yang sedang merantau di Jogja diperbolehkan untuk mengambil makan gratis di Warung Keumala Jogja yang ada di Bantul
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- Warung makan Keumala Jogja yang berlokasi di Bantul gelar aksi berbagi kepada warga dan mahasiswa Aceh yang tinggal di DIY
- Warga dan Mahasiswa ber-KTP Aceh diperkenankan makan gratis di warung makan tersebut
- Owner Keumala Jogja, Lola Icha Shintya, berujar, program ini untuk membantu masyarakat Aceh yang terdampak bencana
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dukungan masyarakat untuk memberikan makan gratis bagi warga terdampak bencana di Aceh terus bertambah.
Kali ini, dukungan makan gratis itu diberikan oleh warung makan Keumala Jogja, di Jalan Prapanca Nomor 1, Tegal Senggotan, Kalurahan Tirtonirmolo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.
Owner Keumala Jogja, Lola Icha Shintya, berujar pihaknya ingin membantu masyarakat Aceh yang terdampak bencana dengan memberikan program makan gratis, khususnya untuk anak-anak kuliah maupun masyarakat asal Aceh yang sedang tinggal di DIY.
Namun, mereka harus menunjukkan identitas sebagai warga asli Aceh.
"Jadi, nanti mau makan siang, makan sore, makan malam enggak apa-apa. Mau makan di sini atau mau dibungkus enggak apa-apa. Tapi, itu hanya untuk pemegang KTP Aceh," ucapnya, kepada awak media, Kamis (4/12/2025).
Ia pun mengaku, sebenarnya ingin memberikan makan gratis bagi warga pemegang KTP Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang turut terdampak bencana, akan tetapi takut belum bisa terdistribusi dengan baik.
Maka, dari itu, untuk sementara ini, program makan gratis untuk terdampak bencana hanya diberikan bagi warga pemegang KTP Aceh.
"Jadi, enggak hanya mahasiswa atau pelajar asal Aceh yang ada di Jogja, tetapi mereka warga Aceh yang sedang merantau di Jogja diperbolehkan untuk mengambil makan gratis di sini," kata Lola.
Program makan gratis tersebut diberikan sampai kondisi Aceh dinilai sudah baik atau kembali pulih.
Nantinya, makan gratis yang dibagikan berupa makan dengan lauk ikan hingga ayam yang diolah dalam masakan Aceh.
Sebab, warung makan itu khas masakan Aceh.
"Ada ayam goreng, ikan balado, sayur-sayur khas Aceh. Dan karena ini hari pertama kami jalankan program makan gratis, maka sementara ini 100-200 porsi makan yang kami sediakan. Semoga responnya bagus, anak-anak bisa makan di sini," papar dia.
Baca juga: Tim Relawan Masjid Jogokariyan Yogyakarta Bergerak ke Aceh Tamiang, Fokus Salurkan Kebutuhan Pokok
Lebih lanjut, program itu diberikan karena Lola merasa prihatin dengan keadaan yang ada di Aceh.
Apalagi, sebagai salah satu warga asli Aceh, ia sangat memahami kondisi masyarakat yang terdampak bencana masih cukup sulit untuk memberikan kabar atau uang untuk anak-anak yang sedang menempuh pendidikan di Jogja.
| Jumlah Pasokan Gas Melon dari Agen ke Sejumlah Pangkalan di Bantul Tak Sesuai Kontrak, Ini Faktanya |
|
|---|
| Pangkalan Gas di Bantul Keluhkan Pasokan LPG 3 Kg, Hiswana Migas Beralasan Ada Miskomunikasi |
|
|---|
| Sekda Bantul Tanggapi Banyaknya Limbah Jeroan yang Dibuang di Tepi JJLS |
|
|---|
| Oknum Tak Bertanggung Jawab Buang Limbah Organ Dalam Hewan di JJLS Bantul |
|
|---|
| Sepak Terjang "Pedet" Berakhir, Gasak Dua Motor di Bantul demi Rawat Ibu Ibu Sakit Jiwa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Makan-gratis-untuk-KTP-Aceh.jpg)